Langsung ke konten utama

Ketika Istri Tidak Lagi Secantik Waktu Muda Dulu, Inilah Penguji Kesetiaan Bagi Seoarang Suami

Setiap rumahtangga pasti mempunyai permasalah masing-masing, tak ada rumahtangga yang rukun tanpa pertengkaran sedikitpun, Masalah dalam pernikahan bisa datang dalam berbagai bentuk untuk menguji mental pasangan suami istri. Jika tidak mampu menghadapinya, maka Anda akan kalah dalam pernikahan tersebut.
Ada kalanya manusia iu bertambah umur juga akan bertambah tua sudah tak segar bugar dan sudah tidak seganteng dan secantik seperti dulu, disinilah suami istri diuji kesetiaannya.
Fedtri Yahya, seorang pengacara asal Malaysia, membagikan nasihat untuk dirinya sendiri bagaimana menghadapi sang istri yang sudah bertambah umurnya, bahkan berkurang kecantikannya.
“Semakin bertambahnya waktu, semakin pudar kelebihan istri di mata suami.”
Bila istri tidak lagi cantik seperti bidadari yang baru dinikahi, di sinilah iman, kesetiaan dan nafsu suami diuji. Tidak susah mencari wanita berwajah cantik. Cukup buka Instagram, beribu-ribu foto selfie wanita cantik dengan berbagai gaya dan busana ada di sana.
Mau yang seksi, yang pakai hijab, yang pakai cadar, semuanya ada. Kita lihat foto wanita cantik, tak lama kemudian muncul lagi satu foto wanita yang parasnya lebih cantik. Lalu… Pada kenyataannya, akan ada banyak sekali wanita yang lebih cantik dari istri kita di rumah.
Namun, jika istri kita tidak mampu memenuhi semua kehendak imaginasi nafsu, kita hendaknya mengubah cara pandang tersebut sehingga keadaan menjadi lebih baik.
Seharusnya semakin sayang pada istri dan juga semakin perhatian. Memberikan yang terbaik kepada istri seperti merawat istri agar semakin terlihat cantik membelikan baju agar terlihat indah dan anggun.
Mata istri kita memang sudah tidak seindah dahulu. Di bawah matanya tampak lebam, kantung matanya terlihat jelas, mengapa?
Karena dia tidak pernah punya waktu tidur yang cukup semenjak melahirkan anak-anak kita. Terkadang, baru terlelap sedikit, anak sudah menangis. Apalagi jika anak-anak sakit.
Bentuk tubuh istri kita sudah tidak seramping dahulu. Bahkan kadang sudah melebihi jangkauan lengan kita saat memeluknya. Itu semua karena nafsu makannya melimpah ketika selesai menyusui anak-anak kita, dan memasakkan makanan enak untuk santapan kita setiap hari.
Memang akan menjadi panjang jika membicarakan kekurangan dan perubahan istri, apalagi jika jumlah anak dan umur juga bertambah.
Tetapi didiklah mata dan hati kita agar selalu membesarkan pengorbanan istri supaya kekurangannya itu nampak lebih kecil.
Jika para suami bermuhasabah dan meletakkan dirinya sebagai penyebab istri jadi begitu, tentu hati kita akan merasa lebih lapang dan luas untuk lebih menghargainya.
Pesan Nabi Muhammad Untuk Para Suami
Begini pesan Rasulullah SAW kepada para suami, ” Jika engkau melihat seorang wanita, lalu dia memikat hatimu, maka segeralah datangi istrimu. Sesungguhnya, istrimu memiliki seluruh kelebihan yang dimiliki oleh wanita itu. (HR. Tirmidzi)
Karena itu, tundukkan pandangan. Itu lebih baik untuk memelihara keimanan kita. Lebih mudah kita meninggalkan hal yang nafsu jahat sukai, lebih besar kebahagiaan yang melimpahi hati. Sebuah kemenangan apabila kita berhasil menundukkan nafsu jahat kita.
Sesungguhnya perhiasan dunia itu adalah istri yang solehah. Maka pikirkan betapa beratnya tugas suami dalam mendidik dan menuntun istri agar menjadi orang yang solehah.
Tuntunlah tangan istri, didiklah dia sebaik-baiknya. Doakan dan ridhoilah dia agar kelak menjadi bidadari kita yang muda dan cantik selamanya di surga Allah.
Apa saja yang telah kita lakukan selama ini untuk memastikan anak istri kita sama-sama masuk surga Allah nanti?”
Setiap orang akan diuji sesuai dengan tingkat keimanannya dan kesetiannya. Ingatlah, bukan hanya rumah tangga kita yang sedang diuji. Tapi, masih ada jutaan manusia yang sedang diuji pula dengan kehidupan rumah tangganya.
Sahabat dakwah, Maka bersyukurlah apabila kita diberikan istri yang akan menemani kita selamanya disurga ya hanya dengan satu istri, meski ia terlihat sudah tidak cantik lagi, tetapi ia yang selama ini setia kepada kita, ada kalanya kita juga terlihat tidak seganteng dulu lagi pasti istri juga akan diuji kesetiaannya, saling menjaga satu sama lain akan menjadikan kita keluarga yang utuh.
Sumber: wajibbaca.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...