Langsung ke konten utama

Lumrah Sepasang Suami Istri Berseteru Dalam Rumah Tangganya, Tapi Jangan Lupa Jadikan Sabar Penyejuknya

Sangatlah lumrah bila sepasang suami istri berseteru dalam rumah tangganya, tetapi jangan lupa untuk selalu menjadikan rasa sabar sebagai penyejuknya.
Perselisisihan karena berbedanya sikap, kesalah fahaman, ataupun tidak samanya pikiran pasti hadir dalam kebersamaan yang ada. Dan tugasmu adalah teruslah bersabar dan bertahan.
Jadikanlah perselisihan yang hadir sebagai jalan untukmu lebih mengenal sifat-sifatnya, agar dilain waktu perselisisihan itu membuat sadar bahwa memang tak ada yang sempurna di dunia ini.
Pertengkaran Dalam Hububungan Rumah Tangga Itu Adalah Sesuatu Yang Wajar, Terlebih Bila Diawal-awal Hidup Bersama

Karena pertengkaran dalam hubungan rumah tangga itu adalah sesuatu yang wajar, terlebih bila diawal-awal hidup bersama. Karena disitulah peleburan sikap keduanya dimulai, dan sungguh rasa sabarlah yang harusnya menjadi pelerai agar cinta yang ada tak pernah pudar.

Ingat, Tidak Ada Yang Berubah Terhadap Pasanganmu, Hanya Saja Selama Ini Kamu Tidak Tahu Banyak Hal Tentangnya


Dan ingat, tidak ada yang berubah terhadap pasanganmu, walau nalurimu berkata dia sudah tak seperti yang dulu. Karena bukan dia yang berubah, tetapi hanya saja dulu kamu masih kurang tahu begitu dalam bagaimana sikap dan sifat aslinya.

Bersabarlah, Karena Kesenjagan Ada Sebenarnya Jalan Agar Kamu Lebih Memahaminya


Maka bersabarlah bila memang benar pernikahanmu terjadi sebuah kesenjagangan, karena kesenjangan antara kamu dan pasanganmu sebenarnya adalah jalan untukmu saling memahami, saling mengerti, dan saling dekat satu sama lain.

Bersabar Bukan Hanya Terhadap Kekurangannya, Tetapi Pada Hal-Hal Pahit Yang Tak Terduga Sekalipun


Satu lagi, bersabar bukan hanya tentang kamu harus bersabar atas kekurangan pasanganmu, tetapi lebih dari itu. Yaitu, bersabar pada hal-hal yang terpahit sekalipun, yang memang sama sekali tak pernah terduga olehmu.

Kamu Memilihnya Sebagai Penyempurna Agamamu, Maka Bertahanlah Dengan Rasa Sabar Dan Penuh Taggung Jawab

Dan yang paling harus kamu ingat adalah kamu memilihnya sebagai penyempurna agama dan hidupmu, maka bertahanlah dengan rasa sabar dan penuh tanggung jawab.

Jangan menyerah begitu saja, hanya karena perselisihan kerap kali terjadi anatara kamu dan pasanganmu, karena perselisihan yang ada sebenarnya jalan bagimu untuk lebih bijak memaknai kebersamaan dalam cinta.


Sumber : Humairoh.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...