Langsung ke konten utama

Melupakan Memang Sesuatu yang Tak Mungkin, Tapi Mengikhlaskan Adalah Sesuatu yang Sangat Mungkin

Melupakan orang yang pernah ada dihati kita tidaklah mudah, akan tetapi mengikhlaskannya mungkin lebih mudah. Umumnya Melupakan hal-hal menyakitkan dalam hidup ini memang sangatlah tidak mudah, tetapi meski demikian jangan bersifat bodoh dengan terus-terusan larut didalamnya, karena engkau masih mempunyai kesempatan hidup lebih baik dimasa depan.
Iya, meski benar adanya melupakan adalah sesuatu yang tidak mungkin bisa kita lakukan, tapi mengikhlaskan adalah sesuatu yang sangat mungkin bisa kita lakukan, selagi kita mampu untuk terus berusaha dan belajar agar tetap bisa ikhlas.
Jangan Mati-matian Berusaha Untuk Melupakan, Sebab Itu Tidak Mungkin. Tapi Saat Engkau Mengikhlaskan Maka Secara Perlahan Engkau Akan Sadar
Jangan mati-matian berusaha untuk melupakan, sebab itu tidaklah mungkin, kecuali Allah mentakdirkanmu hilang ingatan. Tetapi sadarlah, saat engkau mampu mengikhlaskannya maka secara berlahan engkau akan sadar bahwa kenangan masa lalu itu tidak perlu dilupakan, namun direlakan.
Masa Lalu Akan Tetap Menjadi Sejarah Dalam Hidup, Tapi Engkau Harus Pandai Menjadikan Sejarah Itu Pelajaran Paling Berharga Dimasa Depanmu
Karena masa lalu akan tetap menjadi bagian penting dalam hidupmu, ia akan menjadi sejarah yang sampai kapanpun akan melekat diingatanmu. Tetapi engkau harus pandai menjadikan sejarah itu pelajaran paling berharga dimasa depanmu, oleh karenanya bijaklah memaknai hikmahnya.
Relakanlah Tanpa Harus Melupakan, Karena Bila Engkau Telah Rela Maka Rasa Sakit Yang Tersisapun Takkan Membuatmu Terusik
Ingat, relakanlah tanpa harus melupakan, karena bila engkau telah rela maka rasa sakit yang tersisapun takkan membuatmu terusik. Sebab, keinginanmu ingin mengubur dalam-dalam kenangan dimasa lalu itu bukan berarti engkau membencinya, tapi karena rasa sakitmu yang selalu membuatmu amarah.
Belajarlah Ikhlas Meski Sulit, Karena Rasa Ikhlas Itu Akan Membiangkai Dihati Saat Engkau Mampu Belajar Terus Menerus
Belajarlah ikhlas meski sulit, karena rasa ikhlas itu akan membingkai dihat saat engkau mampu belajar terus menerus. Dan engkau pada akhirnya akan sadar pula, bahwa sesakit apapun kenangan yang tertinggal sebenarnya tidak perlu dilupakan, tetapi cukup direlakan saja.
Tidak Usah Memaksakan Diri Melupakan, Biarlah Sisa Rasa Yang Ada Hanyut Secara Perlahan Dengan Adanya Sifat Ikhlas Yang Senantiasa Kita Pupuk Dihati
Jadi siapapun engkau saat ini, tidak usah memaksakan diri melupakan, tetapi ikhlaskan saja. Karena siasa rasa yang ada akan segera sirna dan hanyut secara perlahan disaat engkau selalu pupuk hatimu dengan rasa ikhlas, sehingga yang awalnya mengingatnya saja terasa sesak, maka dengan demikian tentu diceritakan sekalipun akan membuat hati tetap baik-baik saja. Semoga menginspirasi dan bermanfaat
Sumber : humairoh.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...