Langsung ke konten utama

Mengapa Harus Malu Melepas Gelar Sarjanamu Untuk Menjadi Seorang Ibu Rumah Tangga?

Sebagian orang lain hobbinya suka mengomentari kehidupan orang lain, menghina, dan bahkan naik pangkat mereka harus suka dirinya sendiri.
 Aneh, bukan? iya mereka adalah orang-orang yang tidak pernah sama sekali fokus pada kehidupannya.

Bisa dibilang pula mereka kurang senang, sebab megapa selalu membuat kegaduhan dengan terus mengusik kedamaian orang lain.

Contohnya, kompilasi antara kalian yang setelah sarjana tetapi hanya fokus menjadi ibu rumah tangga biasa, kadang-kadang mereka mengatakan "sayang ya tidak bekerja, apa gunanya sekolah tinggi-tinggi jika hanya menyatakan di rumah?".

Pernah ngalamin yang suka ini? Pasti banyak, tapi apakah kamu malu kompilasi orang lain berkata demikian? Harus, karena menjadi ibu rumah tangga yang bertanggung jawabnya besar dan luar biasa.

Biarkan Orang Lain Berkata Apa Tentang Status Sarjanamu yang Seolah Tidak Berguna, Karena Kamu Hebat Bagi Anak-anakmu


Lantas tidak bisa kamu suka risih dan tidak enak hati dengan mereka yang sering mempersoalkan gelar sarjanamu dengan apa yang kamu jalani saat ini.

Biarkan orang lain bertanya tentang status sarjanamu yang dianggap tidak berguna hanya karena kamu tidak bekerja, karena kamu benar-benar hebat bagi anak-anakmu.

Coba lihatlah dengan baik, banyak di luar sana yang memiih fokus dengan kariernya, yang memilih sibuk bekerja di luar, hingga lupa tanggung jawab yang ada sebagai seorang istri dan seorang ibu.

Profesi Terbaik Seorang Wanita Menjadi Ibu dan Guru yang Baik Untuk Anak-kambing, Maka Kamu Bersyukurlah!


Maka dari itu, tetaplah kamu bersyukur atas kehidupanmu yang sekarang, sedangkan sebenarnya gelar sarjanamu kamu bertukar dengan menjadi ibu rumah tangga biasa.

Sungguh profesi terbaik seorang wanita harus menjadi ibu dan guru yang baik untuk anak-anak, maka kamu harus bersyukur dengan kesempatan baik yang telah Allah anugerahkan kepadamu.

Jangan Minder Bila Ada Orang yang Terkadang Risih Menyindirmu, Anggap Saja Mereka Mengejek Karena Mereka Iri


Jangan khawatir, jika ada orang lain yang mengadukan sekolah tinggimu, dan seakan memerhatikan kerugianmu, kamu bergelut di dalam rumah dan hanya mengurus anak dan suamimu, karena mereka yang berkarier sangat baik pun tidak seperti kamu menunaikan tanggung jawabnya.

Karenanya, jangan pernah kamu merasa senang karena cibiran mereka yang kadang-kadang menusuk hati, anggap saja mereka mengejek karena mereka menganggapmu hebat dan dia sebenarnya tidak mampu.

Tidak Semua Wanita Bisa Sefokus Kamu Mengurus Keluarga Kecilnya, Maka Tetaplah Bersyukur Dengan Apa yang Kamu Jalani


Karena memang tidak semua wanita itu bisa sefokus kamu mengatur keluarga kecilnya, tidak semua wanita bisa mengatur kamu mengatur pilihan, maka tetaplah kamu bersyukur dengan apa yang kamu jalani saat ini.

Jangan dengarkan apa yang dikatakan orang lain hanya tentang asal, lebih dari yang memang benar-benar tahu perbedaan, ilmu, pendidikan, dan gelar banyak belajar.

Tetap Menjadi Wanita Tangguh, Karena Karier Terbaik Seorang Wanita Adalah Ketika Ia Mampu Menjadi Inspirasi Untuk Buah Hatinya


Kamu harus tetap bangga dengan apa yang telah kamu jalani saat ini, tetaplah kamu menjadi wanita tangguh sementara kamu tidak memiliki karir di luar yang mungkin membutuhkan lebih banyak orang adalah segalanya.

Karena pada hakekatnya karir terbaik seorang wanita itu dalah kompilasi ia mampu menjadi inspirasi untuk buah-buahan, kompilasi ia menjadi mata terbaik bagi anak-anak melihat keindahan dunia, dan kompilasi ia menjadi pengayom terbaik untuk anak-anak tanpa dibantah lelah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...