Langsung ke konten utama

Merendahkan Orang Lain Tak Menjamin Dirimu Lebih Tinggi, Jadi Berhati-hatilah Dalam Berkata!

Salam sahabat rumah tangga sakinah, ingat ya Berhati-hatilah dalam bersikap dan berperilaku, terlebih jagalah perkataanmu bila berada didepan orang lain, jangan sampai kamu hina dengan perkataanmu sendiri.

Dan yang terperting adalah sehebat apapun dirimu jangan sampai merendahkan orang lain hanya untuk tetap terlihat hebat, karena yang demikian tidak akan menjamin dirimu lebih tinggi, tapi justru sebaliknya.
Jangan Menjelek-jelekkan Orang Lain Hanya Untuk Terlihat Lebih Baik
Berbijaklah membawa diri dan menjaga hati, jangan menjelek-jelekkan orang lain hanya untuk terlihat lebih baik, karena bila kamu senantiasa berbuat demikian maka tentu kamu akan terlihat lebih buruk.
Dan mungkin benar saat kamu menjelekkan orang lain kamu akan seaolah-olah telah lebih baik, tetapi bila kebenarannya terungkap maka kamu akan lebih jelek dari yang telah kamu jelek-jelekkan.
Jangan Menghinakan Orang Lain Hanya Untuk Terlihat Lebih Mulia
Jangan pula menghinakan orang lain hanya untuk terlihat lebih mulia dimata manusia. Sebab, bila kamu senantiasa menghinakan orang lain maka pada akhirnya kamu sendiri yang akan hina dengan kata-kata hinamu, setelah orang lain tahu siapa dirimu sebenarnya.
Jangan Mengada-ngada Hanya Untuk Terlihat Lebih Ada
Jangan mengada-mengada hanya untuk terlihat lebih ada, dan adakah yang seperti ini? Banyak. Karena tidak jarang pula diantara kita yang rela berkata bohong dan menebar kebohongan kepada orang lain hanya untuk terlihat mampu dimata manusia.

Jangan Merendahkan Orang Lain Hanya Untuk Terlihat Lebih Hebat
Jangan merendahkan orang lain hanya untuk terlihat lebih hebat, karena saat kamu merendahkan orang lain justru disitulah sebenarnya kamu telah menjatuhkan harga dirimu sendiri, dan mengakui bahwa dirimu bukanlah orang yang hebat, karena orang hebat yang sesungguhnya adalah yang senantiasa menjaga hatinya untuk selalu merendah.

Baiklah Tanpa Menjelekkan Yang Lain Dan Mulialah Tanpa Menghina Yang Lainnnya
Oleh karenanya, bijaklah selalu menjaga hati, sikap, perilaku, dan lisan. Baiklah tanpa menjelekkan yang lain, dan mulialah tanpa menghinakan yang lainnya.

Serta sadarlah, bahwa penilaian manusia tidaklah lebih peenting dari penilaian Allah, maka kejarlah penilaian Allah, sebab bila mulia dimata Allah maka dihadapan manusiapun kamu akan selalu mulia. Insyaallah

Demikian artikel ini, semoga bermanfaat untuk kehidupan kita semua. Jika anda merasa puas dengan artikel ini, silahkan sebarkan manfaatnya kepada yang lainnnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...