Langsung ke konten utama

Mudah Sekali Orang Berkata “Sabar”, Padahal Implementasinya Begitu Berat dan Menyiksa

Benar, mudah sekali orang berkata “sabar”, kadang pula orang dengan begitu entengnya berkata “sudah ikhlasis saja” atau “sudah lupakan saja”.
Tapi sayangnya semua itu tidak semudah kata-kata yang dibentuk oleh lidah, karena implementasinya memang sangat menguji hati dan berat.

Sabar Memang Tidak Semudah Kata “Sabar”, Tapi Stidak Mudah Apapun Kita Harus Berusa


Karena memang sabar tidak semudah kata “sabar”, dan tidak seenteng kata “tenang”, tapi setidak mudah appaun kita memang harus terus berusaha, hingga jika itu berupa sakit dan kecewa kita tidak begitu sakit menghujam hati.

Aku Juga Kadang Tidak Sabaran Menghadapi Apa-apa yang Sulit, Tapi Harus Menekan Hati Agar Tetap Tenang




Aku juga kadang tidak sabaran menghadapi apa-apa yang sulit, aku kadang juga suka sekali merasa sangat frustasi, tapi harus menekan hati agar tetap tenang.

Aku Juga Sangat Ingin Mengeluh Saat yang Terjadi Tidak Sesuai Harapan, Tapi Disisi Lain Ingat Bahwa Allah Memiliki Rencana




Sama kadang aku juga sangat ingin mengeluh tidak karu-karuan saat yang terjadi tidak sesuai dengan harapanku, tapi disisi lain lagi tiba-tiba aku ingat bahwa Allah memiliki rencana.

Aku Juga Kadang Ingin Menangis Tidak Terima, Tapi Beberapa Saat Kemudian Sadar Bahwa Apapun yang Allah Takdirkan Pasti Terbaik




Pernah juga aku kadang merasa ingin sangat menggerutu, menangis tidak terima, saat apa yang aku inginkan malah terjadi sebaliknya, tapi beberapa saat kemudian aku sadar bahwa apapun yang Allah tadirkan pasti terbaik.

Aku Juga Kadang Sangat Ingin Marah Saat Ada yang Mengecewakan, Tapi Seketika Sadar Bahwa Semua Terjadi Atas Izin Allah




Aku juga kadang sangat ingin marah, saat ada yang mengecewakan, ntah itu orang lain yang mengecewakanmu, atau keadaan, tapi seketika itu aku pun sadar bahwa semua memang sudah terjadi atas izin Allah.

Aku sadar bahwa semua itu memang sudah suratan, lantas setidak berpihak apapun keadaan terhadap harapan dan inginku, maka disitulah aku pun harus sadar agar tetap berusaha sabar dan ikhlas, meski sangat menyiksa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...