Langsung ke konten utama

Pada Akhirnya Kamu Hanya Butuh yang Bisa Menerima Kekuranganmu dan Menghargaimu Dengan Baik

Apa sih yang dibutuhkan seorang wanita sebenarnya dari pasangannya? kenyamanan, penghargaan, dan pemahaman yang luar biasa, lebih-lebih bila mood sedang tidak baik.
Wanita tidak suka dengan laki-laki yang memiliki temperamen buruk, keras, dan sukanya kasar, baik dari sikap maupun ucapan.
Apalagi dia yang sudah pernah mencoba hidup bersama dan akhirnya berpisah, maka pada akhirnya dia akan berkata “yang dibutuhkan sebenarnya adalah yang bisa menerima setiap kekuranganmu dan mampu menghargaimu dengan baik”.
Yang Bisa Menerima Setiap Marah-marah Nggak Jelasmu, Dikala Mood-Mu Berantakan
Iya, yang bisa menerima setiap marah-marah nggak jelasmu, karena wanita biasanya begini dikala dalam mood yang berantakan.
Bukan laki-laki yang ketika kamu marah, dia malah menyaingi dengan marah yang tidak jelas pula. Tapi dia yang mampu mendinginkan emosimu, yang mampu meredam emosimu dengan sifat dewasanya.
Wanita Kadang Cepat Sekali Tersinggung, Perasa, dan Kamu Butuh Pasangan yang Bisa Mengertimu
Ketahuilah, wanita itu kadang memang cepat sekali tersinggung, perasa, selalu saja berasumsi sesuai dengan apa yang ia pikirkan, dan kamu butuh pasangan yang bisa mengertimu.
Yang tidak menghardikmu ketika sedang tidak satu pendapat denganmu, tapi lebih kepada menasehati dengan pelan dengan pemahaman yang luar biasa lembutnya.
Percayalah, Kenyamanan Adalah Hal Penting yang Akan Selalu Membuatmu Betah Hidup Berlama-lama Dengannya
Jadi percayalah wahai wanita, yang kamu butuhkan dari pasanganmu itu sebenarnya hanya sebuah kenyamanan, karena kenyamananlah hal terpenting yang akan selalu emmbuatmu betah hidup berlama-lama dengannya.
Selainnya Hanya Bonus, Karena Jika Tidak Nyaman dan Dia Tidak Bisa Mengerti Kekuranganmu, Tentu Akan Makan Hati Terus
Lalu yang lainnya? sebenarnya semua itu hanya sebuah bonus ketika bersama, semapan dan setampan apapun lelaki yang hidup bersamamu kelak, jika dia tidak mampu membuatmu nyaman, tidak bisa mengerti kekuranganmu, tidak bisa menghargaimu, maka pasti kamu akan makan hati terus.
Kamu Akan Selalu Mengeluh Menyesal, Jika Dia yang Bersamamu Tidak Kunjung Bisa Memahami Setiap Kekuranganmu
Dan akhirnya kamu akan selalu mengeluh menyesal, kamu tidak akan lagi menikmati peranmu sebagai seorang istri, karena yang ada dalam hati dan pikiranmu hanyalah gerutuan.
Oleh karenanya, ketika hendak memutuskan untuk benar-benar memantapkan hati, maka pertimbangkan lagi tentang sifatnya, peribadinya, dan kebiasaannya, karena ketika dia memang sudah mampu membuatmu nyaman, menghargaimu, dan mampu memahamimu, insyaallah kamu akan bertahan dengannya.
Semoga Allah memberikan jodoh yang terbaik buatmu. Aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...