Langsung ke konten utama

Pujian Dari Manusia Apalah Artinya, Kadang Hanya Menjerumuskan Pada Kesombongan

Lemahnya keadaan hati yang kita miliki, yaitu ditandai dengan senangnya hati saat dipuji, dan merasa kesal saat dinasehati.

Maka, berhati-hatilah jika hatimu terlalu menyenangi sebuah pujian dari orang lain, karena besar kemungkinan hatimu sedang dalam keadaan sakit.

Jangan biasakan hati menyenangi pujian dari manusia lainnya, karena jika hati dibisakan seperti itu maka samapai kapanpun hati yang kamu miliki akan selalu haus akan pujian-pujian tersebut, kamu akan selalu butuh pada penagkuan manis mereka

Hingga akhirnya hatimu lupa untuk memuji sang pemilik puji. Lagipula pujian dari manusia apalah artinya, sedangkan Allah lebih tahu segalanya.

Hati-hatilah Ketika Dipuji, Karena Pujian Termasuk Ujian


Lebih berhati-hatilah ketika dipuji, karena puji termasuk ujian kenikmatan dari Allah, jika kau sampai terlena dengan kata-kata manis seperti itu, maka bisa jadi hal tersebut akan menjadikanmu terjerumus pada hal-hal yang menghinakan, sebab hatimu sudah dalam keadaan jauh dari hidayah Allah.

Jangan Sampai Terjebak Pada Penilaian Manusia


Maka dari itu jangan sampai terjebak pada pengharapan penilaian manusia, sebab itu hanya palsu saja, karena jika hati dibiasakan menyenangi sebuah pujian.

Maka, dari masa ke masa kamu hanya akan butuh pengakuan manusia lainnya, dan bisa jadi semua yang kamu lakukan hanya akan merujuk pada penglihatan manusia, bukan pada Allah.

Pujilah Allah Saat Kamu Dipuji, Karena Pujian Sesungguhnya Adalah Saat Dirimu Mampu Memuji Allah


Tetapi untuk mengantisipasi agar hatimu tidak lemah dengan sifat-sifat tersebut, pujilah Allah sebanyak-banyaknya karena pujian sesungguhnya adalah saat dirimu mampu memuji Allah.

Maka saat dirimu dipuji dengan apa-apa yang menjadikan kelebihan atau keindahanmu, cepatlah puji sang pemberi-Nya agar hatimu selalu sadar akan rahmat dan kasih sayang-Nya.

Dan Jangan Merasa Kesal Saat Ada yang Menasehatimu, Agar Hatimu Selalu Tersentuh Oleh Hidayah Allah


Dan senangilah sebuah nasehat, jangan merasa kesal saat ada yang mengkritikmu karena kekurangan yang ada pada dirimu, terlebih jika hal itu mengenai sikap dan perilakumu, agar hatimu selalu tersentuh oleh hidayah Allah.

Karena saat kamu menyenangi sebuah nasehat baik dari orang lain maka hal itu cukup membuktikan bahwa hatimu tengah bik-baik saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Viral Gadis 14 Tahun Hamil Dari Hasil Hubungan Dengan Sang Ayah

Pemberitaan tentang kekerasan terhadap remaja mungkin kerap membuat tercengang. Apalagi tentang kisah seorang gadis 14 tahun bernama Itzel, asal Cile, ini. Dia menyebarkan fotonya dalam keadaan hamil di akun Facebook. Sebenarnya, niat Itzel hanya ingin menunjukkan kepada teman-temannya betapa bahagianya dia karena telah mengandung. Tetapi, unggahan tersebut justru berakhir memilukan. Sebab, ternyata bayi yang dikandung Itzel berasal dari ayahnya sendiri. Banyak komentar yang mengecam, namun Itzel memilih mengabaikannya. Dia menjawab pelbagai komentar miring itu dengan mengaku merasa bahagia karena punya anak dengan cinta dalam hidupnya… ayahnya. Anak itu dibesarkan ayahnya sendirian sepeninggal sang ibu. Pengadilan setempat sudah memerintahkan agar Itzel dipisah dari sang ayah, namun mereka tetap tinggal bersama. Yang Lebih Mengejutkan… Nama pria tersebut tidak diungkap, namun hampir dapat dipastikan gadis itu telah menggodanya. Yang lebih mengejutkan, Itzel menceritakan kisah yang ser...