Langsung ke konten utama

Renungan Lebih Baik Ditertawakan Karena Belum Menikah Daripada Tidak Bisa Tertawa Setelah Menikah

Terkadang memang risih menjadi bahan olokan teman-teman karena masih saja single, tapi tidak apa-apa asal single mu adalah single lillah bukan single lelah.





Artinya, tidak apa-apa masih sendiri hingga detik ini, asal sendirimu tetap dalam ketaatan dan jalan yang benar. Untuk itu, tidka usah galau-galauan lagi karena terus ditanya kapan nikah, cukup senyumin aja sambil berkata “Allah tahu waktu terbaik itu kapan”. Lagipula lebih baik dtertawakan karena belum menikah daripada tidak bisa tertawa setelah menikah, sebab salah pilih dalam memilih pasangan. (foto cover:ilustrasi, sumber)

Buktinya, banyak yang awalanya sangat bangga dan begitu cepat menikah, tapi pada akhirnya cepat pula berpisahnya sebab salah memilih dan tidak ada komitmen yang jelas di dalamnya.

Loading...
Menikah Itu Tidak Semudah Membalikkan Telapak Tangan, Karena Jika Tidak Hati-Hati Menyesalnya pun Seumur Hidup

Ketahuilah, menikah itu memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena jika tidak hati-hati tentu menyesalnya pun akan kamu rasa seumur hidup. Karenanya, daripada terburu-buru lalu nanti menyesal, mending cukupkan dulu ikhtiar dan doamu, hingga akhirnya Allah benar-benar mempertemukanmu dengan orang yang tepat.

Menikah Itu Bukan Hanya Dipilih Tapi Juga Butuh Memilih, Jangan Sampai Hanya Asal Mau Saja Tanpa Memikirkan Kebaikan di Masa Depan

Ingat, menikah itu bukan hanya dipilih tapi juga butuh yang namanya memilih, terlebih wanita, dia tidak hanya sedang menunggu, tapi pastikan kamu tetap bijaksana juga dalam memilih yang tepat dan baik. Jangan sampai hanya asal mau saja lalu menikah tanpa memikirkan kebaikan di masa depan, karena setidaknya kamu harus berpikr juga dengan logika yang benar, meski benar masa depan adalah Allah yang menentukan.


Masa Depan Memang Tidak Ada yang Tahu, Tapi Setidaknya Ikhtiar Memilih yang Terbaik Sebelum Menuju Masa Depan Itu Harus

Iya, masa depan memang tidak ada yang tahu akan seperti apa nanti, tapi setidaknya ikhtiarmu dalam memilih yang terbaik sebelum menuju masa depan itu harus sudah kamu lakukan. Pikirkanlah dengan baik, hati tenang, dan realistis, karena perjalanan dalam membangun rumah tangga itu tentu tidak akan seindah bayangannya.

Jangan Sampai Tergesa-gesa Ya, Takutnya Kamu Salah Pilih dan Akhirnya Kamu Bersedih Sepanjang Hidupmu

Kamu harus benar-benar siap secara mental dan finansial, jangan sampai kamu tergesa-gesa, takutnya kamu salah dalam memilih dan akhirnya kamu harus bersedih sepanjang hidupmu. Kamu harus mempu memenej perasaanmu, pikranmu, dan hatimu, jangan sampai hanya mata saja yang kamu pergunakan untuk menentukan pilihan.

Pilihlah Pakai Hati, Jangan Hanya yang Nampak Baik Secara Finansial, Karena Bersama Itu Soal Kenyamanan Bukan Ketampanan Atau Kecantikan Semata

Pilihlah pakai hati, dengan jiwa yang tenang, jangan hanya yang nampak baik secara finansial yang kamu lirik, karena bersama itu soal kenyaman bukan ketampanan atau kecantikan semata. Pilihlah pula yang bertanggung jawab, yang mau mengimbangi setiap kekurangan dan kelebihanmu, agar perjalanan pernikahan yang kamu arungi langgeng hingga nanti maut memisahkan.

Sumber artikel: humairoh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...