Langsung ke konten utama

Sebaik Apapun Kita Tidak Akan Pernah Bisa Terlihat Sempurna di Mata Manusia

Di dunia ini, sebaik apapun kita pasti akan ada orang-orang yang tidak menyukai kita, pasti akan ada orang yang merasa risih dengan kebaikan kita, bahkan ada orang-ornag yang menginginkan kita terjatuh dalam keburukan.
Karena memang begitulah penilaian manusia, sebaik apapun kita tidak akan pernah bisa terlihat sesmpuna di matanya, terlebih mereka yang memang membenci dan suka iri, maka pasti kebaikan yang kita lakukan tetap bernilai buruk di matanya.

Perbaiki Diri Kita Dengan Menggunakan Standart Penilaian Allah Saja, Jangan Manusia

instagram.com/ichasoebandono
Maka dari itu, erbaiki diri kita dengan terus menggunakan penilaian Allah saja, jangan mennggunakan penilaian manusia, karena semua itu akan sangat membosankan.
Jika penilaian manusia yang kita pakai setiap saatnya sebagai ukuran kita memperbaiki diri supaya tetap baik dan menjadi peribadi yang lebih baik lagi, maka pasti kita tidak akan pernah bosan meski orang lain tidak melihatnya.

Sebaik Apapun Kita Pasti Akan Ada yang Tidak Menyukai Kita, Bahkan Akan Ada yang Membenci Kita.


Karena percuma jika kita hanya mati-matian memperbaiki diri, menjadikan diri lebih baik, berbuat kebaikan hanya untuk menyenangkan manusia, sebab pasti akan ada yang tetap tidak akan melihat bahwa kita telah baik.

Bahkan ada sebagian manusia yang ketika melihat kita semakin baik maka dia akan semakin membenci kita, lantas perbaiki diri hanya karena Allah, bukan karena manusia yang tidak pernah merasa puas dalam memberi penilaian.

Kita Tidak Perlu Takut Dengan Mereka yang Tidak Menyukai Kita, Asalkan Kita Selalu Membuat Allah Suka Kepada Kita.


Dan kita pun tidak perlu takut dengan mereka yang tetap tidak menyukai kita, tidak senang melihat prestasi baik kita dalam menjalani hidup ini, karena semua itu tidaklah sepenting penilaian Allah kepada kita.

Intinya, jika menurut Allah kita sudah benar, kita sudah selaras dengan aturan-Nya, kita selalu mencoba menggapai ridho-Nya maka suka atau tidak suka para manusia, tetap saja kita akan mendapat kebaikan yang luar biasa dari Allah.

Tidak Begitu Penting Penilaian Manusia, Karena Mereka Tidak Menambahkan Kebaikan Apapun Kepada Kita.

Jangan bersedih saat ada orang yang tidak menyukai kita, sungguh penilaian mereka itu tidak begitu penting, karena yang menambahkan kebaikan dari setiap yang kita lakukan itu adalah Allah.
Untuk itu, kejarlah penilaian Allah saja, jangan sedikit-sedikit nggak enakan kepada manusia, sungguh kita tidak akan pernah menikmati proses lebih baik kita dari waktu ke waktu jika kita terus saja rempong dengan penilaian manusia yang fana.

Penailaian Allah lah yang Harus Selalu Kita Cari, Karena Bila Kita Baik Menurut-Nya Tentu Banyak Kebaikan yang Akan Allah Berikan.

Jadi carilah penilaian Allah saja ketika melakukan kebaikan atau ketika berusaha menjadikan diri lebih baik, karena memang hanya penilaian Allah lah yang harus kita cari. Mengapa? sebab penilaian Allah yang akan menjadikan kita beruntung menjalani hidup.
Sebab bila kita telah baik menurut Allah, maka tentu banyak kebaikan yang akan Allah berikan kepada kita, dan pastinya Allah akan selalu menempatkan kita pada kemuliaan hidup yang luar biasa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...