Langsung ke konten utama

Senyaman-nyamannya Rumah Mertua, Masih Enakan di Kontrakan Berdua, Meski Hidup Seadaanya

Banyak yang mengatakan seenak-enaknya rumah mertua, masih enakan di kontrakan berdua, meski hidup serba seadanya, atau bahkan masih banyak sekali kekurangan.
Mengapa? karena saat kita sudah hidup berdua, terbiasa apa-apa berdua, mengatur segalanya hanya dengan pikiran berdua, tanpa campur tangan orang lain, tentu akan membawa keduanya semakin dewasa.
Berbeda ketika hidup dengan mertua, kadang ada hal yang seharusnya cukup berdua, tapi mertua yang masih menganggap anaknya adalah tanggung jawabnya maka disitulah dia ikut campur, sehingga suasana menjadi keruh.
Keluarga Baru yang Tinggal Terpisah Dari Mertua Akan Lebih Mudah Belajar, Menjalankan Peran, dan Lebih Bertanggung Jawab
Dan biasanya keluarga baru yang tinggal terpisah dari mertua akan mudah belajar, menjalankan prannya, dan lebih bertanggung jawab atas setiap hal yang sudah seharusnya dilakukan berdua.
Suami Akan Lebih Cepat Memahami Bagaimana Seharusnya Mengasihi Istri dan Mendidik Anak-anak
Lalu apalagi? suami akan lebih cepat memahami bagaimana seharunya mengasihi istri, suami bisa lebih mengerti dengan baik tanggung jawabnya, baik itu mendidik istri atau pun mendidik anak-anak.
Dengan kata lain, laki-laki atau suami akan cepat dewasa mengatur rumah tangganya, memahami kewajibannya, tatkala dia sendiri telah benar-benar fokus seorang diri.
Demikian Istri Lebih Mudah Belajar Bagaimana Menghormati Suami dan Menjadi Ibu Bagi Anak-anak
Demikian juga dengan seorang istri, dia akan lebih mudah belajar bagaimana menghormati suami dan menjadi ibu bagi anak-anaknya, takala dari awal dia sudah belajar serba sendiri memahami apa yang sudah menjadi tanggung jawabnya.
Gesekan Atau Cekcok Dengan Mertua Tidak Akan Sering, Karena Ketika Sudah Berdua Maka Tergantung Bagaimana Kita Memenejnya
Termasuk pula cekcok atau  gesekan kesalah pahaman antara dia dan mertua, tentu akan jarang terjadi tatkala kamu sudah memilih tinggal berpisah dan hanya benar-benar berdua dengan pasangan.
Karena ketika sudah berdua, ketika dalam satu rumah hanya ada kamu dan pasanganmu maka tentu cara mengolah keadaan pun akan lebih mudah, sebab hanya tergantung bagaimana kalian.
Ketika Sudah Berdua, Meski Hanya Disebuah Gubuk Kecil, Insyaallah Rasa Damai dan Tenang Selalu Dirasakan
Oleh karenanya mengapa dikatakan ketika sudah berdua, ketika hanya berdua, meski disebuah gubuk kecil sekalipun, pasti rasa damai dan tenang selalu dirasakan.
Mengapa? karena apa-apa jika hanya serba “kita”, apa-apa hanya sesuai dengan keinginan berdua, maka untuk mencapai sebuah tujuan pun akan mudah.
Sumber : Humairoh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...