Langsung ke konten utama

Sudah Berbuat Baik Tapi Masih di Nyinyirin, Berarti yang Salah Bukan Kamu, Tapi Hati Orang Itu

Terkadang saat kita telah berbuat baik, sudah melakukan apa yang sudah sepantasnya kita lakukan, penuh kehati-hatian, bahkan sangat perhitugan agar semuanya nampak baik.

Tetapi, tetap saja diantara mereka masih saja ada yang suka berkomentar buruk dan kasar, masih saja nyinyir, padahal sudah mengusahakan yang terbaik.
Dan apakah kamu tahu, jika keadaannya demikian maka yang salah bukan kamu, tapi hati orang yang suka nyinyirin kamu, padahal sudah jelas melakukan yang terbaik.
Tidak Usah Diambil Hati Nyinyiran Orang yang Tidak Jelas Maunya Apa, yang Penting Kamu Sudah Berlaku Baik
Maka langkah yang harus kamu ambil dalam menghadapinya adalah tidak usah diambil hati nynyiran orang yang tidak jelas maunya apa, yang terpenting adalah kamu sudah berlaku baik, kamu sudah berbuat baik tanpa tapi.
Mau Dinilai Seburuk Apa Dirimu Olehnya, Tetaplah Sabar Dan Yakin Allah Maha Tahu Setiap Hal yang Kamu Lakukan
Lantas mau dinilai seburuk apada dirimu olehnya, mau dikomentarin sehina apapun olehnya, tetaplah kamu bersabar dan yakin Allah maha tahu setiap hal yang kamu lakukan, meski sebagian orang masih saja menilainya tidak ada.
Biarkan Orang Lain Mau Berkata Apa Tentangmu, Cukup Pastikan Kamu Sadar Bahwa Dibalik Itu Semua Pasti Ada Hikmah Baik
Intinya adalah biarkan saja orang lain mau berkata apa tentangmu, biarkan orang lain menganggapmu seperti apa, cukup pastikan saja kamu sadar bahwa dibalik itu semua sudah pasti ada hikmah baik.
Jagalah Hati dan Pikiranmu Tetap Tenang, Jangan Terpengaruh Emosi, Percayalah Allah Melihat Dengan Sempurna Apa yang Kamu Lakukan
Jadi tetap jagalah hati dan pikiranmu tetap tenang, jangan terlalu berasumsi kamu buruk dan orang lain benar, kadang mereka memang suka asal-asalan dan egois merasa benar sendiri.
 Kamu jangan pernah terpengaruh emosi lalu membenci, percayalah bahwa Allah melihat dengan sempurna apa yang sudah kamu lakukan.
Jangan Terlalu Berkecil Hati, Karena Sejatinya Jika Kamu Sudah Baik Dan Masih Saja Dikomentarin Buruk, Berarti Hati Dialah yang Buruk
Sekali lagi ingatlah, janganterlalu berkecil hati menghadapi para pembenci yang hatinya selalu keruh dengan amarah, karena sejatinya jika kamu sudah baik dan masih saja dikomentari atau dinyinyin buruk, berarti memang hati dialah yang salah, bukan dirimu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...