Langsung ke konten utama

Terbaru Polisi Ganti Pasal Jadi Pembunuhan Berencana Kematian Lina Eks Istri Sule, Teddy Malah Khawatir

Jelang pengumuman hasil autopsi Lina, sang suami, Teddy Pardiyana rupanya sempat ketakutan.




Suami mendiang Lina Jubaedah ini ketakutan setelah melihat berkas laporan dari Rizky Febian, anak Lina dan Sule.

Pasalnya, meski tak menyebutkan nama terlapor, dalam berkas laporan Rizky Febian itu tercantum pasal pembunuhan berencana atas kematian Lina.



Sontak rumor mengenai dugaan pembunuhan berencana atas kematian Lina ini sudah menyebar luas.

Seperti diketahui, Rizky Febian ini sempat memberikan laporan ke Polrestabes Bandung terkait kejanggalan kematian sang ibunda, Lina pada Senin 6 Januari 2020.

Atas laporan Rizky Febian, Polrestabes Bandung dan tim Rumah Sakit pun membongkar makam dan gelar autopsi jenazah Lina pada Kamis 9 Januari 2020.

Menurut Polrestabes Bandung, hasil autopsi jenazah Lina ini akan diumumkan minggu depan, antara Senin (27/1/2020) atau Selasa (28/1/2020).

Saat menunggu laporan hasil autopsi jenazah Lina, Teddy yang mengaku siap menerima hasilnya ternyata sempat ketakutan.

Ketakutan Teddy ini diungkapkan secara blak-blakan kepada kuasa hukum Lina, Abdurrahman.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Youtube Cumicumi berjudul ‘Hot Shot 25 Januari 2020 – Terkait Dugaan Pembunuhan Berencana, Sosok Ini Buka Suara’, Teddy mengungkapkan ketakutannya.


Ketika akan curhat ke pengacara Lina, Teddy menyodorkan berkas laporan Rizky Febian. Dalam berkas laporan tersebut, tercantum pasal pembunuhan berencana.



Meski dalam berkas laporan tak dicantumkan sosok terlapor, Teddy rupanya sudah sempat khawatir dan takut.

“Saya lihat dan saya baca, Teddy yang menyodorkan berkas, (dia bilang) ‘ini pak, walaupun tidak ada namanya, tapi pasal yang dituduhkan itu pasal pembunuhan berencana, indikasinya kan mengarah ke saya’, dia bilang seperti itu,” bongkar sang kuasa hukum.

Melihat ketakutan Teddy, sang kuasa hukum lantas menenangkan suami mendiang Lina

“Saya bilang sudah lah, toh dalam laporan itu tidak disebutkan terlapornya,” ungkap Abdurrahman.

Soal kejanggalan kematian Lina, para saksi yang merupakan pemandi jenazah Lina mengungkapkan bahwa jari-jari mantan istri Sule ini membiru sebelum dimandikan

“Sebelum dimandikan, ketika Bu Hetty ini koordinator pemandi jenazah Lina melihat ujung jari-jari kuku itu kurang lebih 5 cm.

Bukan jari keseluruhan hanya kuku ruas jari-jari ini kelebam-lebaman,” ujar Winarno Djati, pengacara saksi dari tayangan Hot Shot.

Meski sudah berulang kali mondar-mandir ke kantor polisi untuk diperiksa, Teddy meyakini bahwa kematian Lina merupakan hal yang wajar.

“tapi kemarin udah diperiksa 17 orang yang dari ibu-ibu yang mandikan gak ada apa-apa,” kata Teddy.

Lantas, untuk memaparkan keyakinannya soal penyebab kuku jenazah Lina membiru.

” terus kuku ada warna biru-biru cuman kalau kedokteran dibilangnya sianosis, kekurangan oksigen ke pembuluh darah atau ke kulit jadi berakibat istilahnya hipoksia itu bisa berakibat dari pengaruh obat yang berlebihan, kurang darah terus bisa juga hipertensi,” kata Teddy.


Lebam dan biru-biru di tubuh Lina memang menjadi dasar laporan Rizky Febian atas kejanggalan kematian ibunya.

“Laporannya terkait kejanggalan dalam kematiannya. Seperti ada lebam di leher dan tubuhnya. Jadi belum ada pihak yang dilaporkan,” ujar Kombes Pol Saptono Erlangga.

Karena laporan Rizky Febian itu juga, Teddy sudah berkali-kali dipanggil Polrestabes Bandung.

Teddy lantas dicecar pertanyaan dan diminta untuk menunjukkan bukti-bukti dalam proses penyelidikan kematian Lina

“Dari pihak kepolisian minta rekam medis, terus histori sakit bunda Lina itu gimana, terus obat-obat yang dikonsumsi.

Terus sama obat yang ngebantu, seperti tabung oksigen, stabilizer, diminta polisi buat bantu proses penyelidikan,” papar Teddy.

Teddy pun mengaku heran kenapa ada orang yang sekeji itu melemparkan fitnah terkait pembunuhan berencana kepada Lina.

Lantas, Teddy pun menyindir dengan menyebutkan bahwa fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan.

“Pasti ada ya perasaan kok ada ya orang kayak gini, fitnah saya. Karena belum ada faktanya langsung fitnah.

Fitnah itu kan lebih kejam dari pembunuhan,” tegas Teddy.

Teddy pun mengaku dirinya bahkan tak pernah menjelek-jelekkan Lina, sang mantan istrinya Icha ataupun mantan asistennya

“Kalau saya sendiri kan gak pernah ngejelek-jelekin mantan istri saya, atau asistennya bunda Lina atau siapa saja yang bikin statement aneh-aneh, atau dari netizen yang nyinyir-nyinyir,” ujar Teddy.

Meski dibuat kesal dengan pemberitaan yang selama ini menyudutkan namanya, Teddy mengaku kini hanya bisa iklhas dan legowo menerimanya

“Saya mah belajar dari almarhumah untuk belajar legowo,” tandas Teddy.

Sumber: tribunnews.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...