Langsung ke konten utama

Tidak Ada Rumah Tangga Sempurna, Karena Setiap Rumah Tangga Memiliki Ujian Masing-masing

Jika saat ini rumah tanggamu bermasalah, jangan keluhkan kamu tengah menyesal telah membina rumah tangga dengan dia seseorang yang telah kamu pilih sebagai satu-satunya penyempurnamu, meski benar kesalahan datang darinya.




Apapun masalahmu cukup kamu tahu saja, bahwa memang tidak ada rumah tangga yang sempurna, karena setiap rumah tangga tentu memiliki ujiannya masing-masing.Makhluk mengerikan akan keluar dari tubuh pagi hari
Lantas untuk saat ini bersabarlah, jangan terlalu merutuki keadaan yang menurutmu itu masalah yang besar, hadapi dengan lapang dada dan mintalah solusinya kepada Allah.

Ada yang Mendapatkan Istri Baik, Tapi Suami Bermasalah

Apakah kamu tahu, kehidupan rumah tangga itu kadang seperti ini, ada yang sudah mendapatkan istri baik, perhatian, setia, dan sangat bertanggung jawab menunaikan tugas-tugasnya sebagai istri, tapi masalahnya ada pada suaminya yang penyelingkuh.

Ada juga yang suaminya tidak penyelingkuh, tapi dia tidak taat ibadah kepada Allah, dia selalu melampau batas-batas yang telah Allah gariskan.

Ada yang Mendapatkan Suami Baik, Tapi Istri yang Bermasalah

                                                                                                                                   Ada yang sudah mendaptkan suami baik, berakhlaq mulia, agamanya bagus, memiliki pekerjaan mapan, bertanggung jawab, setia, dan sangat perhatian.Tetapi Allah menguji dengan keadaan istri yang egois, tidak pandai menjaga kehormatan, dan bahkan tidak bisa diatur dengan baik, kerjaannya marah-marah tidak jelas ketika dinasehati oleh suami.

Ada yang Suami Istri Baik, Tapi Kadang Mertua yang Bermasalah

Ada yang suami dan istri sudah seperti paket sempurna, keduanya sama-sama baik, sama-sama taat kepada Allah, sama-sama setia, sama-sama pandai menjaga tanggung jawab, sampai orang lain pun berpikir keduanya tidak memiliki celah apapun.

Tapi Allah kadang mengujinya dengan mertua yang kurang baik, masalahnya Allah datangkan dari mertua yang kadang egois dan suka-sukanya menuntut kesempurnaan dari seorang menantu.

Ada yang Suami Istri Baik, Mertua Juga Baik, Tapi Ipar yang Bermasalah

Ada yang sudah baik antara suami istri, mertuanya juga sama-sama baik, tetapi Allah mengujinya lewat ipar yang kadang selalu mencari gara-gara dan suka menjelek-jelekkan, sehingga bersaudara pun tidak begitu asyik, bahkan ketika berkumpul suasana tidak lagi mendamaikan.

Ada yang Semuanya Sudah Baik, Tapi Masalahnya Masih Merindukan Hadirnya Seorang Anak

Dan ada yang semuanya sudah sama-sama baik, mertua sangat penyayang, ipar sangat pandai menghargai, semuanya hidup rukun tanpa celah pertengkarang sedikitpun, karena masing-masing diri pandai menyederhanakan ego.

Tapi masalahnya terkadang datang dari merindukan hadirnya seorang anak, suami istri selalu dirundung rasa pilu mengharapkan hadirnya seorang momongan, karena menurutnya sudah lama sekali keduanya membina rumah tangga.

Jadi intinya, semua rumah tangga itu memiliki porsi masalahnya masing-masing, tidak ada yang tidak dihinggapi sebuah masalah, karena masalah ibarat sebuah bumbu agar rumah tangga yang dibina bisa semakin dewasa dan baik.

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...