Langsung ke konten utama

Wanita Itu Mudah Ragu, Maka Bisa Laki-laki yang Mampu Memantapkan Hatinya Dalam Menentukan Pilihan

Ketahuilah, wanita itu lemah soal perasaan, mudah terbuai, mudah percaya, dan mudah sekali ragu, maka kamu menjadi laki-laki jangan menjadi laki-laki yang segampangnya memperdayakan wanita sebagai permainan nafsumu sesaat.

Harga yang disetujui oleh ibu mendukung saudara perempuan, yaitu ibu dan saudara kandungmu. Jadilah laki-laki yang mampu memantapkan kebebasan, jika suka ya pertegaslah dengan cara dan jalan yang baik, jika tidak suka jangan suka iseng meladeni dengan perhatian.

Wanita Itu Lebih Dominan Perasaannya, dan Perasaan Itu Berubah-ganti, Maka Pastikan Kamu Tidak Main-Main Dengannya


Karena wanita lebih dominan perasaannya, dia perasa, maka pantas saja kadang-kadang senang pun cepat berubah, rubah, kamu tidak bisa main-main.

Jangan buai dia terlalu lama dengan perhatian tidak berartimu, sungguh tatkala kamu sudah dan sudah terlanjur sayang, maka sulit sekali menata hati kembali.

Jangan Jadikan Dia Bahan Jajakan Untuk Menunaikan Hasratmu, Jika Tidak Mau Kamu Dikatakan “Bejad”


Kendalikan dirimu untuk tidak membuat objek nafsu bermainmu, jangan jadikan dia bahan jajakan untuk menunaikan hasratmu dalam bermain cinta, jika tidak mau kau ingin “bejad”.

Sudah banyak laki-laki yang memiliki ciri demikian, maka kamu jangan sampai seperti mereka, hargailah dirimu sendiri dengan harga diri dan tanggung jawab.

Wanita Juga Mudah Percaya, Maka Jangan Memperalat Kelunakan Hatinya Untuk Memuaskan Nafsumu


Kamu harus selalu ingat, wanita itu juga mudah percaya, wanita itu juga mudah terlena, maka jangan mempercayai kelunakan percaya untuk memuaskan nafsumu.

Bijaklah mengendalikan nafsumu, walau snagat ingin kamu bermain dengan, tetaplah ingat bahwa dia begitu ditanggapi, maka posisikan dirimu sebagai laki-laki yang mampu menghargainya.

Jadilah Laki-Laki yang Mampu Melindungi, Bukan Malah yang Diperbolehkan Dengan Perhatian Lalu Ditinggalkan


Jadi laki-laki yang mampu melindunginya, meskipun dia bukan siapa-siapamu anggaplah dia seakan saudaramu, agar kamu tidak sembarangan berpikiran pembohong yang dituntut.

Jangan buai dia dengan perhatian dan kata-kata manis, jika kamu tidak ada niatan serius, atau setelahnya kamu malah malah setuju dengan meninggalkannya.

Bukan Wanita Itu Murahan, Kadang Kamu Yang Terlalu Lebay Tebar Pesona Membuatnya Lemah Dengan Perhatian


Dan perlu kamu tahu, bukan wanita itu murahan karena mudah sekali terbuai dan percaya omongan laki-laki, hanya saja laki-laki yang tidak mengerti dengan baik hakekat wanita.

Jika setiap laki-laki sadar perempuan adalah makhluq lemah dan perasa, tentu setiap saat dia tidak akan mudah lebay dan menebar perhatian untuk perempuan yang ditemuinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...