Langsung ke konten utama

Waspada!! Seperti Ini 19 Tanda Jika Hubungan Suami Istri Sedang Diganggu Jin, No 11 Paling Ngeri

Keberadaan jin dan syaitan diantara kehidupan manusia memang benar adanya. Mereka sendiri memiliki tugasnya masing-masing. Diantara tugas-tugas para jin dan syaitan, yang perlu diwaspadai ialah tugas yang bisa merusak rumah tangga dan meretakan hubungan antara suami dan istri





Ya, di kalangan jin, ada satu golongan jin yang kerjaannya memisahkan seorang suami dan istrinya. Golongan ini selalu berusaha melakukan apa saja demi menghancurkan hubungan rumah tangga. Maka dari itu sahabat muslimah, kita harus selalu mendekatkan diri kepada Allah dan meminta doa agar dijauhkan dari godaan jin dan syaitan.

Untuk mengetahui apakah hubungan rumah tangga sahabat muslimah telah teganggu jin dan syaitan, marilah simak ulasannya di bawah ini yang dihimpun dari KabarMakkah.com.

1.Kondisi emosi yang labil, sangat mudah marah dan tak terkendali. Misalnya, istri yang berani membentak suami, begitu pula dengan suami yang memaki istri karena hal sepele.

2.Sulit khusyuk dalam mengerjakan sholat, seperti susah mengingat rakaat sholat, dan hal ini terjadi terus berulang-ulang, tidak hanya sekali saja.

3.Sesak nafas dan merasa mengantuk berat ketika membaca Al-Qur’an (tidak bisa baca lebih dari 30 Ayat atau tenggorokan yang terhenti sama sekali, bahkan tertidur saat baru buka mushaf).

4.Melemahnya hati, kurang percaya diri, suka melamun, menyendiri dan mengurung diri di kamara secara berlebihan atau mengasingkan diri dari aktivitas sosial.

5.Sering melalaikan apa yang diperintah Allah dan lupa atau malas untuk berdzikir.

6.Sering kesurupan
baik separuh ingatan atau secara total.




7.Depresi dan pikiran linglung, merasa sedih, jantung berdebar-debar keras.

8.Paranoid dan cemas, merasa bersalah terus, merasa ada yang mengikuti, mengejar dan mengancam
akan membunuh.

9.Melihat atau merasakan keberadaan makhluk halus baik sekilas atau melihatnya secara jelas.

10.Sering mendengar bisikan memanggil namanya sendiri, merasa ada yang mengajak bicara, mendengar bisikan menyuruh sesuatu kejahatan seperti, membunuh, memperkosa, memukul, meloncat dari tempat tinggi, terjun ke sungai atau jurang, menabrakan diri, dan lainnya.

11.Adanya aroma wangi-wangian kembang atau dupa di dalam rumah, atau juga bau anyir atau busuk (bangkai) yang tidak terlihat sumber baunya.

12.Melakukan tindakan-tindakan aneh atau tak wajar tanpa disadari atau di luar kendali atau seperti ada yang mengendalikan dan tidak bisa menahan dalam kondisi sadar sekalipun.

13.Merasakan sakit yang tak kunjung sembuh. Misalnya, pusing kepala, mendengung di telinga, pegal di bahu, belikat dan paha, sakit gigi, mata, tenggorokan, lambung dan dada sesak tanpa sebab yang jelas.

14.Sering merasa was-was, ragu dan ketakutan tanpa sebab yang jelas.

15.Sering merasaka panas pada salah satu anggota tubuh semisal ; kepala, punggung, dada, tengkuk,
dan lainnya.

16.Merasakan rasa sakit di salah satu anggota badan yang tidak terdeteksi dokter atau sakit menahun yang tidak kunjung sembuh dan tak ditemukan solusinya dalam dunia kedokteran.

17.Adanya dorongan kuat untuk melakukan perbuatan maksiat yang berulang-ulang. Misalnya, suami atau istri menonton video porno baik sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, disertai kemalasan
dan kelesuan dahsyat untuk melakukan shalat dan ibadah lain.

18.Tidak merasa kenyang meskipun makan dalam porsi banyak, atau tahan tidak makan sama sekali hingga berhari-hari.

19.Suasana dalam rumah sering terasa panas, anggota keluarga tidak betah di rumah, dan mudah terjadi pertengkaran meskipun hanya disebabkan hal sepele.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...