Langsung ke konten utama

Aku Bahagia Karena Mencintaimu, Tapi Juga Terluka Karena Mencintaimu

Sudah beberapa kali kamu menjalin hubungan yang tanpa arah. Dalam hal menjalani sebuah hubungan, kamu juga tak muluk-muluk. Hanya ingin bahagia sampai akhir hubungan dengan cara menikah bukan hanya menderita karena mencintai dan selalu di khianati olehnya.
Sebenarnya, kamu mencintai karena ingin bahagia bukan untuk terluka. Meski memang untuk mencapai sebuah kebahagian kadang penderitaan juga menyertainya. Tapi sejatinya hubungan yang selalu menderita merupakan bukti Tuhan tidak merestui hubungan kalian. Buat apa bersama bila akhirnya hanya menderita yang kamu dapatkan. Bila memang cinta, seharusnya ikat dalam doa lalu akad bukan dengan kata mesra.

Sebenarnya Kamu Mau Apa? Mencoba Untuk Mempermainkan ku, Melukaiku Atau Menyakitiku?

Kamu mulai ragu terhadap dia yang pada awalnya sangat mencintaimu. Kata-kata yang manis dan dia yang romantis membuatmu semakin sulit untuk melupakannya. Kemudian pada akhirnya kamu baru mulai sadar, ketika dia merubah semua caranya memperlakukanmu, mulai dari tidak memperdulikanmu bahkan acuh tak acuh.
Bahagia karena mencintaimu
Bahagia karena mencintaimu via instagram.com/eveninsilence.id
Kamu mulai ragu tentang tujuannya dia sebenarnya. Apakah dia sebenarnya mencintaimu atau hanya di awal saja untuk bermain-main, kemudian melukaimu dan menyakitimu. Bila itu adalah tujuannya atau kamu sudah merasakannya lebih baik lepaskan saja.

Aku Mencintaimu Karena Aku Ingin Bahagia, Bukannya Ingin Menangis Karena Terluka Oleh Cintamu.

Sebanarnya aku mencintaimu karena aku ingin menghabiskan sisa hidupku bersamamu. Aku ingin bahagia bersamamu selamanya bukan untuk menangis karena terluka oleh cintamu. Bukan juga ingin menderita sepanjang hidupku karena tingkah lakukmu.
Bila memang kamu masih ingin menjalin hubungan denganku. Mengapa kamu tidak mencoba untuk saling membahagiakan sata sama lain, saling mengerti dan menerima satu sama lain. Jangan sampai ada saling menyakiti lagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Viral Gadis 14 Tahun Hamil Dari Hasil Hubungan Dengan Sang Ayah

Pemberitaan tentang kekerasan terhadap remaja mungkin kerap membuat tercengang. Apalagi tentang kisah seorang gadis 14 tahun bernama Itzel, asal Cile, ini. Dia menyebarkan fotonya dalam keadaan hamil di akun Facebook. Sebenarnya, niat Itzel hanya ingin menunjukkan kepada teman-temannya betapa bahagianya dia karena telah mengandung. Tetapi, unggahan tersebut justru berakhir memilukan. Sebab, ternyata bayi yang dikandung Itzel berasal dari ayahnya sendiri. Banyak komentar yang mengecam, namun Itzel memilih mengabaikannya. Dia menjawab pelbagai komentar miring itu dengan mengaku merasa bahagia karena punya anak dengan cinta dalam hidupnya… ayahnya. Anak itu dibesarkan ayahnya sendirian sepeninggal sang ibu. Pengadilan setempat sudah memerintahkan agar Itzel dipisah dari sang ayah, namun mereka tetap tinggal bersama. Yang Lebih Mengejutkan… Nama pria tersebut tidak diungkap, namun hampir dapat dipastikan gadis itu telah menggodanya. Yang lebih mengejutkan, Itzel menceritakan kisah yang ser...