Langsung ke konten utama

Belajarlah Dari Dikhianati dan Disakiti, Untuk Mengerti Arti Kesetiaan dan Komitmen

Kadang dalam menjalani cinta tidak semua berjalan sesuia dengan yang kita inginkan. Ada kalanya kamu pernah berjuang, namun akhirnya terbuang juga. Bisa jadi kamu terbuang karena penghianatan kekasih kamu atau bahkan hanya hal sepele, bahwa kamu sudah tak menarik lagi atau mungkin sudah habis sepahnya dan kini tinggal sampah yang tidak ada manisnya lagi.
Belajarlah dari dikhianati
Bila selama ini cintamu selalu di khianati, cobalah pikir ulang. Kenapa orang yang menjalin hubungan kamu selalu menghianati, bisa jadi dia memang yang doyan selingkuh sedangkan kamu terlalu murah untuk menerima semua cinta yang datang. Bahkan kamu sudah sering serikali di sakiti baik secara perbuatan dan perkataan.

Di Khianati dan Di Sakiti Memang Sakit, Tapi Darinya Kamu Bisa Belajar Ikhlas dan Memilih Pasangan Lebih Selektif Lagi.

Awalnya mungkin kamu merasa sangat sakit atas perlakuannya kepadamu. Bukan hanya di duakan tapi kamu juga di khianati dengan cinta tulus kamu. Hubungan yang selama ini baik-baik saja ternyata di belakang dia menusuk dari belakang.
Bahkan dia yang kamu anggap bak dewa yang tak punya dosa dalam mencintai, nyatanya dia pula yang memberikan luka yang mendalam. Bukan sekali dua kali kamu menjalin hubungan dan berujung pada penghianatan. Sebenarnya dari sana kamu bisa belajar, bahwa untuk mencintai dengan tulus kamu juga harus bisa memilih dengan tulus mana yang benar mencintai.

Kamu Juga Akan Mengerti Arti Dari Sebuah Kesetiaan dan Komitmen, Karena Memang Sejatinya Kedua Hal Tersebut Sangat Mahal Harganya.

Karena seringnya di khianati kamu akhirnya mulai sadar bahwa kesetiaan memang sangat mahal harganya dan hanya dimiliki orang-orang yang mempunyai cinta tulus. Dari berbagai pengalaman yang sering membuat sakit hati dan terpuruk, kamu juga belajar bahwa mencari orang yang pas dengan komitmen sungguh sulit untuk ditemukan.
Pada akhirnya ketika kamu bertemu dengan orang yang benar-benar tulus mencintaimu dengan komitmen, kamu lah yang paling mengerti tentang hal tersebut. Karena memang kamu sudah mempunyai pengalaman betapa sakitnya di khianati dan di tinggalkan tanpa komitmen.

Semoga Saja Kelak, Pada Akhirnya Kamu Menemukan Orang Yang Mencintai Dengan Tulus dan Memiliki Komitmen Pula.

Semoga saja kelak, kamu akan dipertemukan dengan orang yang mempunyai cinta yang tulus dan penuh dengan komitmen. Karena bersamanya hidup kamu akan semakin bahagia dan tentunya kamu juga sudah tahu betul cara memperlakukannya.
sumber : bapermulu.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...