Langsung ke konten utama

Curhat Dengan Lawan Jenis, Awal Mula Terjadinya Perselingkuhan

Setiap pasangan suami istri pasti mempunyai masalah dalam hubungan. Sebenarnya sah-sah saja masalah datang, karena itu merupakan ujian bagi hubungan kalian. Namun jangan sampai salah mengambil keputusan, bicarakan baik-baik dengan pasangan kamu sebelum kamu curhat dengan teman apalagi curha dengan lawan jenis.
Curhat Dengan Lawan Jenis
Bila kamu sudah tak kuat dengan semua masalahmu, gak ada salahnya mengutarakan semuanya kepada sahabat kamu. Tapi memang lebih baiknya jangan sampai diceritakan karena masih ada Allah yang masih mendengar dan memberikan solusi kepadamu.

Jangan Curhat Dengan Lawan Jenis, Karena Dari Rasa Nyaman Biasanya Timbul Benih-Benih Cinta dan Berujung Pada Perselingkuhan.

Sah-sah saja bila kamu mengutarakan keluh kesahmu kepada orang lain, tapi ingat jangan sampai keluh kesahmu kamu utarakan dengan lawan jenis. Khususnya bagi kamu yang sudah berstatus istri atau suami, karena biasanya dari rasa nyaman timbul rasa sayang.
Sebenarnya seberat apapun masalahmu, ada baiknya kamu skip saja bersama pasanga kamu. Kamu bisa bicarakan semuanya dengan kepala dingin, jangan sampai masalah keluarga kalian sampai ditelinga orang lain. Karena kita tak bisa menjami, mulut mereka akan bungkam menyimpan masalahmu atau menyebarluaskannya.

Karena Teman Curhatmu Belum Tentu Bisa Menjaga Rahasia Keluargamu, Nanti Bisa Jadi Bomerang Sendiri Bagi Dirimu.

Pada dasarnya setiap orang mempunyai orang yang sangat dipercaya. Tapi percayalah, tak selamanya kalian akan baik-baik saja tanpa ada masalah, meski kalian sangat dekat. Dengan dia pasanga kamu saja sering terjadi masalah, apalagi dengannya yang sebatas orang yang kamu percaya.
Bukan untuk menyuruh kamu berfikiran negatif, ada baiknya masalah rumah tanggamu cukup kamu simpan sendiri dengan pasanganmu. Karena bila orang lain tahu, bisa jadi kelak akan menjadi aib bagi dirimu sendiri.

Bila Tidak Ada Bahu Untuk Bersandar, Ingat Masih Ada Sejadah Tempat Bersujud.

Bila selama ini bahu suami mu yang selalu menjadi tempat bersandarmu. Tiba-tiba kalian mempunyai masalah dan renggang. Tak perlu lah kamu update status di media sosialmu untuk mencari perhatian. Karena bisa jadi yang memberikan perhatian mempunyai niat yang tak tulus, atau mereka malah menertawakan kehidupan kamu.
Ingatlah, masih ada sejadah tempat kamu bersujud. Tempat kamu meminta dan mencurahkan semua isi hatimu kepada sang pemilik Hati. Kamu bisa mencurahkan semua isi hatimu dengan tulus, menangis sejadi-jadinya tanpa malu. Karena memang hanya kepada Allah lah tempat mencurahkan dan mengadu semuanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...