Langsung ke konten utama

Jangan Menertawakan Kesusahan Orang Lain, Bisa Jadi Besok Allah Balik Keadaanmu Menjadi Sepertinya

Siapapun kamu saat ini, jangan pernah menertawakan kesusahan orang lain, jangan pernah berbahagia diatas penderitaan orang yang tengah kesusahan, karena bisa jadi besok Allah balik keadaannya menjadi seperti keadaannya.




Kamu tidak boleh dzalim kepada sesamu, meski kamu tidak jelas-jelas melakukan keburukan, tapi menertawakan atau menyorak kesedihan yang dialami orang lain sama halnya dengan dzalim.

Empatylah Terhadap Keadaan Orang Lain, Karena Bisa Jadi Dari Kebijakan Hatimu yang Demikian Allah Tambahkan Kebaikan Untukmu

Lantas empatylah kamu terhadap keadaan orang lain, sekalipun benar orang tersebut telah menyakitimu, karena bisa jadi dari kebijakan hatimu yang demikian Allah semkain menambahkan kebaikan untukmu.

Sebaliknya, Jika Kamu Seperti Menyorak Kesedihan Orang Lain, Bisa Jadi Saat Itu Pula Allah Memberimu Takdir yang Sama Dengannya

Namun sebaliknya, jika kamu seperti menyorak bahagia kesedihan yang dialami orang lain, bisa jadi saat itu pula Allah menyediakan takdir yang sama sebagai peringatan kepadamu suatu saat nanti.

Untuk itu, melunaklah dengan terus melatih hatimu berempaty kepada siapapun yang sedang berkesusahan, agar Allah selalu memberimu jalan kemudahan.
Loading...
Bijakkan Hatimu, Dengan Tetap Bersyukur Dengan Apa yang Terjadi Dalam Hidupmu, Tapi Tidak Pula Dengan Bahagia Dihadapan yang Kesusahan

Oleh karenanya, bijakkan hatimu dengan tetap bersyukur atas apa yang terjadi dalam hidupmu, tanpa menyakiti orang yang saat itu sedang dalam kesedihan.

Artinya, jangan bahagia di depan orang yang sedang berkesusahan, agar dia tidak tersinggung seakan kamu menertawakan masalah yang menimpanya.

Belajarlah Memahami Apa yang Sedang Orang Lain Alami, Setidaknya Kamu Bisa Tetap Menjadi Penyemanagat Bukan Malah Nyinyir

Belajarlah kamu memahami apa yang sedang orang lain alami, belajarlah memahami dengan baik apa yang sedang orang lain rasakan, setidaknya kamu bisa tetap menjadi penyemangatnya dengan menampakkan empatymu, bukan malah sengaja nyinyir.

Ingat, Allah Tidak Senang Bila Kamu Merasa Senang Diatas Penderitaan Saudaramu, Maka Pastikan Kamu Ingat yang Demikian Seperti Apapun Keadaanmu

Ingatlah wahai diri, Allah tidak senang bila kamu merasa senang diatas penderitaan saudaramu, maka pastikan kamu ingat yang demikian seperti apapun keadaanmu saat ini.

Maka jangan sengaja bahagia diatas musibah yang sedang menimpa orang lain ya, karena takutnya Allah tidak senang lalu nanti kamu diberi kesempatan mencicipi takdir buruk seperti dia yang kamu tertawakan keadannya.

Jika keluargamu, saudaramu atau temanmu sedang kesusahan bantulah mereka untuk meringankan bebannya. InsyaAllah kelak engkau juga akan dibantu mereka ketika sedang kesusahan.

sumber : humairoh.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...