Langsung ke konten utama

Jangan Serahkan Hatimu Kepada yang Tak Tahu Caranya Menghargaimu

Jangan lah kamu terlalu mudah menyerahkan hatimu kepada seseorang, karena sangat banyak yang tidak tahu caranya bagaiman menjaga dan menghargai. Jangan lah memberikan hatimu kepada orang yang tak bertanggungjawab, bila kamu tidak ingin tersakiti. Pada intinya jangan serahkan hatimu kepada yang tak tahu caranya menghargai dan menjagamu.
Sendiri Tapi Bahagia
Sekali lagi, kamu harus berhati-hati bila tidak ingin tersakiti karena hati kadang mudah terluka karena penghianatan dan tidak dihargai. Apalagi sebagian orang hanya bisa memberikan luka lalu pergi seenak jidatny tanpa memikirkan perasaan yang tersakiti.

Berhati-hatilah Menjatuhkan Hati, Karena Terkadang yang Kau Beri Hati Justru Tak Punya Hati.

Sebelum kamu memutuskan untuk memberikan hatimu kepadanya yang akan menjadi pendamping hidupmu selamanya. Coba perhatikan bagaimana sikapnya terhadapmu, jangan sampai kamu salah menyerahkan hatimu.
Jangan serahkan hatimu kepada orang yang mengabaikanmu dan tidak bisa membahagiakanmu. Karena kamu terlalu bodoh untuk mencintainya sedangkan dia tidak bisa menjaga dan menghargaimu. Percaya saja, akan ada saatnya seseorang yang bisa mencintaimu dan menghargai semua isi hatimu.

Jangan Serahkan Hatimu Sebelum Kamu Benar-Benar Yakin Bahwa Dia Bukan Orang Yang Akan Mematahkan Hatimu.

Sekali lagi, jagalah hatimu dengan baik dan berhati-hatilah dalam menjaga hatimu. Karena bila  kamu salah menyerahkannya bisa jadi kamu akan terluka dan tersakiti. Jadi sebelm seseorang datang menyentuh hatimu, melukai dan menyakitinya, lebih baik kamu jaga dengan baik.
Jangan sampai kamu menyerahkan hatimu kepada seseorang yang belum kamu yakini karena kamu hanya ingin segera dapat kekasih. Jangan sampai sembarangan mempercayakan hatimu bila kamu masih ragu dengannya. Pastikan dia yang kamu berikan hatimu adalah orang yang benar-benar memberi kepercayaan bisa menjagamu dan mengharagimu dengan baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...