Langsung ke konten utama

Jodoh Bukan Mencari yang Terbaik Tapi yang Bisa Menerimamu Dengan Baik

Tentang memilih dan mencari jodoh, kamu bisa memilih yang mapan, tampan, gagah, cantik, sexy, molek, baik hati, baik akhlaq, berpendidikan, berilmu, berpangkat, dan bahkan keturunan orang-orang yang menurutmu oke.
Pemberi Harapan Palsu
Tetapi satu hal yang perlu kamu ingat dengan baik, bahwasannya jodoh itu bukan perkara yang terbaik, tapi tentang siapa yang bisa menerimamu dengan baik. Karena jodoh itu bukan perkara mencari yang banyak kelebihannya, bukan perkara mencari yang segalanya nyaris sempurna, tapi tentang siapa yang bisa tulus mencintai dan menyayangi meski kamu banyak sekali kekurangan.
Ingat, hidup dengan saling mencintai dengan segenap kelebihan masing-masing itu memang indah. Tapi hidup dengan orang yang sadar bahwa “kita” sama-sama memiliki kekurangan itu jauh lebih indah dan mendamaikan.
Lebih tepatnya jodoh itu adalah partner terbaik dalam hidup, jadi jangan hanya mencari yang tampan atau cantik saja. Tapi carilah yang memang mau bertahan meski keadaan sangat tidak memungkinkan.
Kamu harus tahu, mengarungi bahtera rumah tangga itu adalah perjuangan berdua, maka temukan dia yang bisa kamu ajak bertahan meski keadaan selalu diterpa ombak maslaah kehidupan.
Jodoh Itu Bukan Perkara Mencari yang Banyak Kesamaan. Tapi yang Bisa Menerima Perbedaan dan Bisa Diajak Kerjasama Sekali lagi, jodoh itu bukan perkara mencari yang banyak kesamaan. Tapi tentang yang bisa menerima perbedaan dan bisa diajak kerjasama, hingga visi dan misi dalam pernikahan dapat terealisasi dengan baik.

Jodoh Itu Bukan Perkara Siapa yang Selalu Bisa Diajak Berbagi. Tapi Tentang Siapa yang Bisa Mempertahankan Tanpa Harus Memilih Pergi

Jodoh itu bukan perkara siapa yang selalu bisa kamu ajak berbagi. Tapi tentang siapa yang bisa mempertahankan tanpa harus memilih pergi, meski cobaan silih berganti menghiasi kehidupan.
Bukan pula perkara siapa yang bisa kamu ajak untuk bersusah dan bersenang bareng. Tapi bagaimana kiranya dalam keadaan seperti apapun dia mampu menjadikanmu lebih kuat dan bersyukur.
Karena bagaimanapun jodoh itu adalah penyempurna dari ketidak sempurnaanmu. Bukan hanya pelengkap dari ketidak lengkapan hidupmu, maka carilah yang benar-benar bisa membuatmu sempurna saat bersamanya.
Yang terpenting adalah carilah yang selalu mampu menerima kekuranganmu, karena jodoh dan cinta terbaik adalah ia yang mampu tulus menerimamu apa adanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...