Langsung ke konten utama

Karena Lelaki Baik Lebih Tertarik Pada Wanita yang Menjaga Bukan Menggoda

Bukan maksud hati menyamakan semua persepsi tentang pandangan lelaki. Hanya saja, beberapa teman saya yang tergolong dalam lelaki baik lebih tertarik pada wanita yang menjaga bukan yang menggoda. Bahkan, ada juga teman yang sudah pacaran berkali-kali tetapi ketika untuk memutuskan menikah dia lebih memilih wanita yang baik dibandingkan dengan pacarnya yang sudah terjalin bertahun-tahun.
Wanita yang baik
Tak bisa dipungkiri memang, setiap lelaki pasti menginginkan wanitanya cantik jelita, taat agama atau mungkin ada juga yang memilih yang penting seksi. Tapi yang satu hal yang pasti, ingatlah bahwa lelaki yang baik akan berjodoh dengan wanita yang baik.

Memang Paras Cantikmu Menjadi Idaman Mata, Tapi Kami Juga Lebih Memilih Jika Auratmu di Tutup Dengan Baik.

Memang kami sangat tertarik dengan wanita yang mempunyai paras cantik bak model. Memang kami sangat suka juga jika kamu berdandan dengan baik supaya kelihatan cantik dan anggun. Tapi kami lebih suka jika kamu cantik dalam balutan yang tertutup.
Seberengsek-berengseknya lelaki, dia memngingankan wanita yang baik-baik juga.
Tak perlu lah kamu memamerkan lekuk tubuhmu yang aduhai itu. Memang sungguh nikmat untuk dipandang, tapi hanya dibalut dengan pandangan yang keji dan bahkan nafsu birahi semata.

Daripada Mati-matian Jaga Keadaan Fisik, Mending Jaga Akhlaq Agar Dapatnya Lelaki Baik dan Berakhlaq Baik.

Maka dari itu.  Daripada kamu mati-matian jaga keadaan fisik agar selalu tampil menarik, mending kamu perbaiki akhlaq agar kamu dapatnya yang juga berakhlaq baik. Karena katanya jodoh itu cerminan diri kita.  Maka bila kita telah berusaha memperbaiki, telah berusaha memantaskan diri dengan terus menjaga hati dan akhlaq, maka insyaallah yang akan Allah hadirkan adalah sosok jodoh yang juga terjaga dengan baik.

Perbaiki Hati dan Akhlaq, Bukan Hanya Fokus Perbaiki Fisik, Jika Memang Kamu Mengingini Imam yang Baik Hati dan Akhlaqnya.

Untuk itu, bila benar yang kamu ingini adalah jodoh yang baik, yang bagus akhlaqnya, dan yang menjaga dirinya dengan tanggung jawab, maka bijaklah dalam memperbaiki diri.
Perbaiki apa yang kamu ingini dari sosok jodoh yang kamu inginkan, bila kamu mengingini yang baik keadaan hatinya maka pastikan kamu pula memperbaiki keadaan hatimu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...