Langsung ke konten utama

Kisah Viral Mandi Hanya 10 Hari Sekali, Seorang Pria Diceraikan Sang Istri

Seorang pria di India dilaporkan diceraikan oleh sang istri, karena diketahui dia hanya mandi sekali dalam 10 hari.




Soni Devi, wanita dari Bihar Vaishali, mengurus berkas perceraian karena suaminya sama sekali tidak bersih dan tidak punya tata krama.

Dia menuturkan menikah dengan suaminya, seorang tukang ledeng berusia 23 tahun, adalah momen memalukan dan sudah menghancurkan hidupnya.



Dalam formulir perceraian, istri berumur 20 tahun itu menuturkan si pria jarang mandi, gosok gigi, hingga mengikuti etika hidup lainnya.

“Suami saya bau. Dia tidak pernah bercukur dan mandi hanya sekali dalam 10 hari,” terang Soni dalam alasanya, dikutip Oddity Central Jumat (31/1/2020).

Dia juga menuturkan bahwa suami yang disebut bernama Manish Ram itu tidak pernah menggosok giginya, atau mengikuti segala aturan masyarakat.

“Saya tidak ingin hidup dengan suami saya lagi. Saya tak bisa lagi menanggung malu seperti ini. Tolong, singkirkan dia dari hidup saya,” pintanya.

Dia mengaku selama menikah mereka tidak punya anak. Bahkan kehidupan rumah tangga mereka berantakan, dan merasa hidupnya hampa.

Soni melanjutkan, dia berharap suaminya itu bisa mengembalikan segala perhiasan dan benda yang menjadi maskawin ketika mereka menikah.

Komisi Perempuan Nasional (SWC), di mana formulir bercerai itu dilampirkan, mengaku sangat “terkejut” dengan alasan yang disampaikan Soni.


Mereka kemudian memutuskan untuk memberikan waktu dua bulan bagi pasangan tersebut untuk mencari solusi, sebelum masuk ke sidang.



Lebih lanjut kepada Times of India, Ram mengaku dia masih ingin hidup bersama si istri, dan menyatakan bakal memperbaiki gaya hidupnya.

Sumber: kompas.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...