Langsung ke konten utama

Masya Allah !! Ucapkan Doa Ini Ketika Sholat Berjamaah, Dosa yang Lalu Akan Diampuni

Sholat merupakan ibadah yang memiliki banyak sekali fadhilah atau keutamaan. Sebagai sebuah kewajiban, seorang muslim hendaknya mengetahui tatacara shalat meliputi syarat dan rukun shalat yang benar.






Di samping itu, kesunahan yang dianjurkan untuk dilakukan di dalam shalat meliputi gerakan maupun ucapan doa juga hendaknya diketahui dan diamalkan.

Telah jamak diketahui bahwa shalat fardhu yang dilakukan secara berjamaah lebih utama dari pada shalat sendirian. Shalat berjamaah mampu menjadi syiar Islam sekaligus sarana mempererat persaudaraan sesama muslim.

Seorang imam shalat, bagaimanapun keadaan fisiknya, bila ia benar dalam melakukan shalat akan tetap diikuti oleh para makmum. Hal ini merupakan ilustrasi ideal bagi kehidupan bermasyarakat, dimana masyarakat harus menaati seorang pemimpin yang taat kepada Allah.



Dalam shalat berjamaah, ada satu kesunahan yang memang telah jamak dipraktekkan yakni mengucapkan “Aamiin” setelah imam selesai membaca surat al-Fatihah. Apa keutamaannya?

Imam Bukhori meriwayatkan sebuah hadits dari Abu Hurairoh berkata:

“Apabila seorang imam mengatakan, غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ (Ghoiril Maghdhuubi ‘Alaihim) maka katakanlah oleh kalian Aamiin. Sesungguhnya siapa yang ucapan (Amin) nya bersamaan dengan ucapan malaikat maka dosanya yang lalu akan diampuni.”

Imam Nawawi di dalam kitab Syarah Kitab Hadits Shahih Muslim mengatakan bahwa terdapat sebuah riwayat,

“Jika seorang imam mengatakan Aamiin maka ucapkanlah oleh kalian Aamiin. Maka sesungguhnya siapa yang ucapan aminnya bersamaan dengan ucapan Aamiin para malaikat maka dosanya yang telah lalu akan diampuni”.

Masih menurut Imam Nawawi, hadits-hadits tersebut menjelaskan
kesunahan pengucapan Aamiin mengiringi al fatihah bagi imam, makmum dan orang yang shalat sendirian.


Dan hendaknya ucapan Aamiin seorang makmum bersamaan dengan ucapan Aamiin dari imam, tidak sebelum maupun setelahnya. Ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut yakni ” وَلَا الضَّالِّينَ maka katakanlah oleh kalian Aamiin”.

Adapun maksud riwayat, “Jika seorang imam mengatakan Aamiin maka ucapkanlah oleh kalian Aamiin” maksudnya adalah “Jika imam hendak mengucapkan Aamiin.”..

Sedangkan sabda Rasulullah “Barangsiapa yang ucapan aminnya bersamaan dengan ucapan para malaikat” maknanya adalah bersamaan pada waktu mengucapkan Aamiin, ucapan aminnya bersamaan dengan ucapan mereka (para malaikat).

Tentu saja, maksud diampuni dosa-dosa yang terdahulu dalam hadits tersebut adalah dosa-dosa kecil yang berhubungan dengan Allah secara langsung, karena untuk dosa besar, ada tata cara taubat yang harus kita lakukan.



Demikian juga dosa yang dilakukan dengan sesama manusia, bisa terhapus manakala ada permintaan maaf.

Selain dosa-dosa kecil akan diampuni, Ucapan Aamiin juga menjadi peynebab terkabulnya do’a, seperti yang dijelaskan Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabda Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam:


إِذَا صَلَّيْتُمْ فَأَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ ثُمَّ لْيَؤُمَّكُمْ أَحَدُكُمْ فَإِذَا كَبَّرَ فَكَبِّرُوا وَإِذَا قَالَ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ فَقُولُوا آمِينَ. يُجِبْكُمُ اللَّهُ
“Apabila kalian shalat maka luruskanlah shaf (barisan) kalian kemudian hendaknya salah seorang diantara kalian menjadi imam. Apabila imam bertakbir maka kalian bertakbir dan bila imam mengucapkan ‘Ghairil maghdubi ‘alaihim waladh dhoollin’ maka ucapkanlah: Aamiin, niscaya Allah mengabulkannya” (HR, Muslim)

Cara melafadzkan Aamiin yang benar adalah huruf “a” dibaca panjang 2 harakat “aa”, karena merupakan mad badal, kemudian “min” dibaca panjang “miin” dengan panjang 4 sampai 6 harakat karena merupakan mad ‘aridh lissukun, serta huruf “nun” dibaca mati.

Makna lafadz “Aamiin” sendiri adalah doa kepada Allah agar mengabulkan doa-doa kita.  Oleh karena itu, jangan sekalipun kita meremehkan atau menjadikan lafadz “aamiin” sebagai gurauan, karena maknanya begitu mulia.

Wallahu a’lam.

Sumber: kabarmakkah.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Viral Gadis 14 Tahun Hamil Dari Hasil Hubungan Dengan Sang Ayah

Pemberitaan tentang kekerasan terhadap remaja mungkin kerap membuat tercengang. Apalagi tentang kisah seorang gadis 14 tahun bernama Itzel, asal Cile, ini. Dia menyebarkan fotonya dalam keadaan hamil di akun Facebook. Sebenarnya, niat Itzel hanya ingin menunjukkan kepada teman-temannya betapa bahagianya dia karena telah mengandung. Tetapi, unggahan tersebut justru berakhir memilukan. Sebab, ternyata bayi yang dikandung Itzel berasal dari ayahnya sendiri. Banyak komentar yang mengecam, namun Itzel memilih mengabaikannya. Dia menjawab pelbagai komentar miring itu dengan mengaku merasa bahagia karena punya anak dengan cinta dalam hidupnya… ayahnya. Anak itu dibesarkan ayahnya sendirian sepeninggal sang ibu. Pengadilan setempat sudah memerintahkan agar Itzel dipisah dari sang ayah, namun mereka tetap tinggal bersama. Yang Lebih Mengejutkan… Nama pria tersebut tidak diungkap, namun hampir dapat dipastikan gadis itu telah menggodanya. Yang lebih mengejutkan, Itzel menceritakan kisah yang ser...