Langsung ke konten utama

Studi Menarik, Pria Cerdas Ternyata Nggak Akan Pernah Selingkuh dari Pasangan!

Diselingkuhi tentu sangat pahit dan menyakitkan. Menghilangkan kepercayaan, menghancurkan perasaan dan membuat hubungan retak. Apalagi jika cintamu padanya begitu besar, kamu setia hingga sudah berkorban banyak untuk menjaga hubungan kalian. Namun bagaimana bisa dia akhirnya malah mendua.
Pria cerdas ternyata gak pernah selingkuh
Tidak ada orang yang ingin diselingkuhi, semua orang pasti berharap memiliki pasangan yang bisa setia bahkan untuk sehidup semati. Sayangnya mencari orang setia tidaklah mudah. Tapi bukan tidak mungkin kamu bisa menemukannya. Bagaimana caranya agar bisa tahu seorang pria setia atau tidak?

1. Bagi pria cerdas selingkuh hanya membuang-buang waktu

Pria cerdas sangat menghargai waktu. Perselingkuhan bagi mereka hanya akan membuang-buang waktu saja. Ada ratusan aktifitas yang lebih menarik dan menantang untuk dilakukan ketimbang sebuah perselingkuhan.
2. Pria cerdas berpikir jangka panjang

Tidak seperti laki-laki dengan IQ jongkok yang hanya berpikir berdasarkan nafsu sesaat, pria cerdas lebih berpikir jangka panjang mengikuti perkembangan dan berpikir yang maju. Sebuah pengkhiatan berpotensi untuk merusak hubungan sosial dalam jangka waktu panjang kedepan.

3. Pria cerdas lebih menyukai hubungan seksual yang ekslusif

Pria cerdas menyadari bahwa dirinya adalah barang berharga yang hanya boleh dimiliki oleh satu orang spesial. Hubungan seksual yang intim bagi pria cerdas hanya bisa diberikan dan dilakukan kepada satu orang. Pria cerdas sangat menyukai ekslusifitas bukan seperti ayam yang ganti-ganti pasangan.

4. Pria cerdas lebih senang menyibukkan diri

Bagi pria cerdas hal-hal inovatif dan produktif lebih menggoda untuk dilakukan dibandingkan perselingkuhan. Mereka lebih tertantang menciptakan karya yang inovatif dan bernilai ketimbang selingkuh yang nonproduktif.

5. Pria cerdas dibutuhkan keluarga

Lebih sederhananya, penelitian ini membuktikan bahwa semakin cerdas seorang pria, maka kemungkinannya semakin kecil untuk selingkuh dan mendua. Para peneliti juga memiliki pendapat lain bahwa seorang pria yang cerdas dapat memberikan kesejahteraan pada keluarganya sehingga pernikahan yang dibangun bisa bertahan lama.

6. Pria cerdas bisa menyelesaikan masalah

Dikutip dari Psychology Today, Susan Krauss Whitbourne memiliki pandangan berbeda tentang pria cerdas dan hubungannya dengan pernikahan yang langgeng. Menurutnya, pria cerdas bisa berkomunikasi dengan baik sehingga berbagai masalah dalam rumah tangga bisa di selesaikan dengan baik pula. Inilah yang membuat sebuah hubungan bisa bertahan lama.

7. Semakin cerdas semakin setia

Seperti dilansir Genius Beauty, hasil yang didapatkan setelah para peneliti dari London School of Economics (LSE) meneliti dokumen wajib militer dari sekitar 200.000 pria Finlandia. Dokumen tersebut memuat data dari uji kecerdasan yang diikuti para pria saat bergabung ke militer. Hasilnya, ditemukan adanya keterkaitan antara kecerdasan dan kehidupan pernikahan.
Jadi semakin tinggi tingkat kecerdasan mereka, makin setia dan semakin mereka bertahan dalam kehidupan pernikahan. Atau lebih mudahnya, pasangan yang cerdas cenderung tidak akan selingkuh. Dengan kata lain, kalau tak ingin diselingkuhi, carilah pasangan yang cerdas.
Pria cerdas yang berpikiran maju menyadari hal ini dan lebih memilih prinsip monogami, atau hanya setia pada satu pasangan.
Meski pribadi setiap orang berbeda, setidaknya kecerdasan bisa menjadi pertimbangan dalam penentuan kriteria. Namun pertimbangkan juga aspek kepribadian yang lainnya. Meski begitu, sebuah hubungan akan berjalan langgeng jika ada komunikasi yang baik dengan pasangan. Nah, bagaimana menurutmu?
sumber: bapermulu.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Menyakitkan Itu Saat Kita Berpisah Bukan Karena Tidak Saling Mencintai, Tapi Karena Takdir Yang Memisahkan

Takdir tidak bisa dirubah, sebesar apapun usaha yang kita lakukan untuk merubahnya. Bahkan jika kita memang saling mencintai, tapi jika takdir mengatakan tidak. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan. Mungkin saatnya bagi kita untuk lebih belajar ikhlas dan melepaskan dengan lapang dada. Karena Sedekat Apapun Kita, Jika Kita Tidak Berjodoh, Maka Akhirnya Pasti Terpisahkan kita begitu dekat, kita sama sama berjuang, bahkan sudah saling menyamakan visi masing masing masing. Kita sama sekali tak punya alasan untuk berpisah dan seakan semuanya berjalan baik baik saja. Tapi saat akhirnya kita memang bukan berjodoh, kita pasti akan terpisahkan dengan cara apapun juga. Meskipun Saling Mencintai, Jika Kamu Bukan Takdirku, Begitupun Sebaliknya, Lalu Kita Bisa Apa Cintalah dan takdir yang memang mempersatukan kita awalnya, namun ternyata takdir berkata lain dan membuat kita terpisah. Kamu bukan takdirku begitupun sebaliknya. secinta apapun kita, tapi saat itu sudah jelas lalu kita bisa apa? Bagaimana...