Langsung ke konten utama

Tidak Usah Membandingkan Mantanmu Dengan Pasanganmu, Sekurang-kurangnya Pasanganmu Tetap Dialah Pilihan Terbaik Allah

Andai aku bersama dengan mantanku dulu mungkin aku tidak akan hidup seperti ini, mungkin aku tidak akan bersedih seperti saat ini.


 Mungkin perasaan demikian pernah muncul dalam benakmu yang saat ini tengah mengeluh atas kekuarangan pasanganmu.

 Tapi sadarlah, jodoh itu tidak akan salah alamat, dan yang menurutmu baik belum tentu baik untukmu. Maka tidak usah terus-terusan menyesal atas jodoh yang ditetapkan Allah.

 Sungguh sebaik apapun mantanmu dulu, dia tidak baik untukmu, serbab itulah Allah menggantinya dengan pasanganmu yang sekarang.

 Lantas hargailah pemberian Allah, hargailah dia yang ada bersamamu dengan terus ikhlas menerima setiap kekurangannya.

Tidak Usah Membandingkan Mantanmu Dengan Pasanganmu, Sekurang-kurangnya Pasanganmu Tetap Dialah Pilihan Terbaik Allah


Kamu tidak usah terus membandingkan mantanmu yang dulu dengan pasanganmu, walau benar memang lebih banyak kelebihan mantanmu daripada pasanganmu.
Karena sekurang-kurangnya pasanganmu tetap dialah pilihan terbaik Allah, tetap dialah yang Allah percayai untuk menyempurnakan separuh agamamu.
Allah Memilihkan Dia Untuk Menemani Hidupmu, Maka Pastikan Kamu Tetap Ikhlas Bersamanya Dalam Keadaan Apapun
Ketahuilah, Allah memilihkan dia untukmu bukan dengan asal-asalan, tapi karena Allah tahu bahwa memang dialah yang mamu mengimbangi kehidupanmu.

Allah memilihkan dia untuk menemani hidupmu, bukan karena Allah tidak tahu atas kekuarangannya yang menurutmu banyak, tapi menurut Allah dialah yang mampu menutupi kekuranganmu dengan kelebihannya yang menurutmu sedikit.
 Maka pastikan kamu tetap ikhlas bersamanya dalam keadaan apapun.
Mungkin Memang Banyak Kekurangan Dalam Dirinya, Tapi Kamu pun Bukan Makhluq Sempurna
Iya, mungkin memang banyak kekurangan dalam dirinya, banyak hal yang tidak kamu sukai dari dirinya, tapi kamu pun harusnya sadar bahwa kamu bukanlah makhluq sempurna.
Mungkin di mata dia kamu pun memiliki banyak kekurangan, tapi dia tidak mengeluhkannya, bahkan selalu merendahkan hati saat bersamamu sebab tidak ingin melukai hatimu.
Rendahkan Hatimu Agar Tidak Lagi-lagi Membandingkan, Karena Jika Kamu Terus Seperti Itu Maka Bahagiamu Tidak Akan Pernah Datang
Oleh karenanya, rendahkan hatimu agar tidak lagi-lagi membandingkan dirinya dengan seseorang yang menurutmu lebih baik di masa lalu, karena jika kamu terus seperti itu maka bahagiamu tidak akan pernah datang.
Jika kamu tidak belajar ikhlas maka selamanya kamu tidak akan pernah bersyukur atas apa yang telah Allah gariskan kepadamu.
Hargai Kelebihannya dan Terimalah Kekurangannya Dengan Ikhlas, Maka Disitulah Kamu Akan Menemukan Kebahagiaan Bersamanya
Jadi apa yang harus dilakukan sekarang? hargailah kelebihannya dan terimalah kekuarangannya dengan ikhlas, maka disitulah kamu akan menemukan kebahagiaan bersamanya.
Jangan mengeluh, tapi bersyukurlah dengan terus mengingat kelebihan-kelebihannya, dengan demikian insyaallah kamu akan selalu senang dan sayang terhadap pasanganmu.
Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak.
 Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

Sumber Artikel : praja.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nostalgia, Gaya Pacaran Anak 90 an Ini Membuktikan Bahwa Cinta Itu Tak Semudah Bilang I Love You

Perkembangan teknologi kekinian ternyata juga berpengaruh pada perubahan cara anak muda Now berpacaran, seakarang. bisa dibilang mereka lebih berani untuk menunjukkan kemesraan dan cinta bahkan dimuka umum sekalipun. Sehingga cinta yang dulunya terlihat tulus dan romantis, sekarang pun terkesan biasa saja, bahkan bisa saja main main semata tanpa adanya keseriusan dalam menjalin hubungan -have fun- Berbeda dengan anak anak jaman 90 an dulu yang masih sangat malu malu untuk sekedar mengungkapkan rasa suka dan cinta.  Bagi mereka cinta itu bukan sekedar menyatakannya di depan orang yang terkasih. Tapi memperlihatkan perjuangan yang nyata. Menjaga dengan baik pasangannya -bukannya mengumbar kemesraan- dan mengirimkan pesan pesan rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. sehingga sisi keromantisan bukan hanya didapat dari bercumbu di taman taman, tapi lebih dari itu. Dimulai dari hal sederhana, seperti berboncengan berdua dengan sepeda saja sudah terasa begitu romantis. So, kali ini L...

Jangan Jadi Bodoh Dengan Meninggalkan Orang Yang Setia, Demi Orang Yang Baru Kamu Kenal Dalam Hidupmu

Dalam hubungan, kesetiaan pasangan adalah yang utama. Karena biasanya, secinta apapun jika sudah pernah dikhianati, maka perasaan cinta yang dimiliki pasti berbeda dengan sebelumnya. Dan lagi jangan sampai kamu menjadi orang paling bodoh sedunia dengan meninggalkan seseorang yang jelas setia denganmu, yang turut membantu dan menemani perjuanganmu, demi seseorang yang baru kamu kenal dalam hidupmu. Bisa jadi, kamu akan menyesal akhirnya nanti Jagalah Hubunganmu Sebagaimana Kamu Menjaga Komitmenmu Dalam Berhubungan Ingatlah semua perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkan pasangan yang telah kamu dapatkan sekarang, ingatlah bagaimana kamu begitu menganggapnya berharga, berjuang untuknya dan membuktikan bahwa kamu memang pantas bersanding dengannya. Jadi lebih baik jagalah hubungan yang sudah kamu bina dengan baik, sebagaimana kamu membuat komitmen untuk bersamanya Selalu Ada Yang Kelihatan Lebih Baik, Padahal Sebenarnya Mereka Tak Lebih Baik. Itu Hanyalah Ujian Kesetiaan Bagimu  ...

Terkadang Hatimu Perlu Sakit, Agar di Latih Menerima yang Terbaik

Dalam menjalani kehidupan ini, cobaan datang silih berganti. Mulai dari cobaan yang baik berupa harta yang melimpah, anak yang sholeh sampai dengan cobaan yang buruk. Dan bahkan kadang hatimu perlu sakit mengahadapinya, itu semua supaya kamu terlatih menerima yang terbaik kelak. Terkadang apa yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Tak sesuai harapan itu berarti Allah sedang mengajarkan kita arti Menerima. Menerima adalah perkara terberat dari sebuah usaha, yah jika sesuatu itu tidak kita inginkan tapi ketahuilah itu hanya logika dan pemikiran kita saja. Allah tahu yang mana yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya karena Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Bukankah Allah Sudah Jelas Berfirman Dalam Al Quran Bahwa yang Kamu Benci dan Membaut Hatimu Perlu Sakit Bisa Jadi Amat Baik. Memang sungguh menyakitkan bila yang kita inginkan tak tercapai, bahkan meski sudah di iringi dengan usaha yang keras serta permohonan melalui doa-doa sepanjang malam dan sholatmu...